Beranda Kesehatan Bakti Sosial HUT Armada ke-72, Ratusan Balita di Manokwari Derita Ispa dan...

Bakti Sosial HUT Armada ke-72, Ratusan Balita di Manokwari Derita Ispa dan Malaria

459
0
HUT Armada Manokwari
Bakti soal kesehatan ibu hamil-menyusui dan balita, kerja sama TNI AL-Hope Word Wide Indonesia dan Palapa Timur Telematika dalam rangka HUT Armada RI ke-72. (Foto : MKD/PKT)

MANOKWARI, PAPUAKITA.com – Bakti soal kesehatan ibu hamil/menyusui dan balita, kerja sama TNI AL, Hope Word Wide Indonesia dan Palapa Timur Telematika dalam rangka HUT Armada RI ke-72, Sabtu (9/12/2017) lalu, diserbu ratusan warga Manokwari.

Presiden Commisioner/BOC Palapa Timur Telematika, Imanuel Eka Putra mengatakan, ibu-ibu hamil di Manokwari membutuhkan informasi bagaimana menjaga kesehatan ibu hamil/menyusui dan balita,” katanya.

Kata Imanuel, pihaknya akan membuat program khusus dibidang pendidikan dan kesehatan di Wilayah Indonesia Timur. Sebelum melaksanakan program tersebut, Tim Palapa akan mengkroscek ke daerah-daerah.

“Karena setiap daerah beda-beda kebutuhan dan masalah yang mereka hadapi, sehingga tidak salah program dan salah sasaran,” tuturnya.

Ketua Hope World Wide Indonesia Papua Barat, Musa Moai menuturkan, keluarga sehat adalah fondasi yang sangat penting. Dalam baksos ini, ada pemeriksaan USG pada ibu hamil secara gratis.

“Dengan seperti itu, dokter bisa mengarahkan apa yang harus dilakukan saat hamil untuk mendukung kesehatan bayi. Saya berharap ibu-ibu hamil bisa menyadari menjaga kesehatan kandungan itu sangat perlu serta anaknya juga,” ucapnya berpesan.

Ketua Tim Medis, dr. Mariah mengatakan, pemerikasaan pada bayi dan balita mencapai 200 lebih. Adapun yang mengalami inveksi saluran pernapasan, alergi, batuk pilek dan malaria sebanyak 100 orang.

“Selebihnya mereka sehat, hanya lakukan kontrol kesehatan dan diberikan vitamin. Kita mendapati dua kasus balita mengalami keterlambatan tumbuh kembang pada anak, hal ini terjadi dikarenakan pada saat masih diusia beberapa bulan mengalami panas tinggi hingga kejang-kejang,” ungkap dokter spesialis anak ini. (MKD)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here