Beranda Papua Barat Gubernur Dominggus : Jadikan Momen Natal untuk Intropeksi Diri

Gubernur Dominggus : Jadikan Momen Natal untuk Intropeksi Diri

82
0
BERBAGI
Natal PKK PB
Perayaan Natal Oikumene yang digelar Tim Penggerak PKK Provinsi Papua Barat.

MANOKWARI, PAPUAKITA.com – Momen natal bagi umat yang merayakannya bukan sekadar menyambut kelahiran Kristus, namun ada kehidupan baru dengan wujud nyata.

Hal itu diungkapkan Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan saat menghadiri perayaan natal Oikumene yang digelar Tim Penggerak PKK Provinsi Papua Barat, Selasa (12/12/2017).

“Jadikan momen perayaan natal ini untuk intropeksi diri, agar di tahun baru semua dapat terencana dengan baik dan lancar, mungkin di tahun 2017 ini ada keberhasilan, ada capaian yang belum optimal, supaya menjadi semangat untuk pelaksanaan tahun yang akan datang,” ucap gubernur.

Gubernur Papua Barat mengucapkan terima kasih kepada PKK Papua Barat yang sudah menjadi mitra dalam menjalankan 10 program PKK. Diharapkan, program yang dilaksanakan dapat terus ditingkatkan.

“Saya berharap tim penggerak PKK dapat menjadi contoh di tengah-tengah masyarakat, dalam hidup sebagai masyarakat dan umat Tuhan. Tetaplah terus menjaga kedamaian sebagai umat beragama,” ujar Dominggus berpesan.

Natal oikumene ini bertemakan “hendaklah damai sejahtera kristus memerintah dalam matimu”. Adapun sub tema “melalui natal, marilah kita tunjukan sikap damai sukacita demi terwujudnya damai kristus diantara sesama.

Ketua tim penggerak PKK, Juliana A. Mandacan mengatakan, perayaan natal kali ini dikemas dalam bentuk ibadah oikumene dan berbagi kasih dengan SMP Vilanova dan SPGJ Laharoi Mansinam Manokwari.

“Apa yang kami persembahkan masih jauh dari yang diharapkan, apa yang diberikan saat ini, adalah wujud kepedulian kami dalam memaknai perayaan natal tahun ini dengan ucapan syukur,”tuturnya.

Natal oikumene ini juga Wakil Gubernur Papua Barat bersama forkopimda Papua Barat, pimpinan OPD, Organisasi perempuan serta siswa-siswi SMP Vilanova Susweni dan SPGJ Laharoi. Ibadah oikumene ini diakhiri dengan pemberian bingkisan natal. (MKD)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here