Beranda Ekonomi & Bisnis Awal Kuartal III 2019 Konsumsi Pertamax Meningkat di Papua Barat

Awal Kuartal III 2019 Konsumsi Pertamax Meningkat di Papua Barat

161
0
Konsumsi Pertamax PB
Sales Executive Retail Papua Barat Arthur Kemal Pamungkas bersama salah seorang konsumen saat mengisi pertamax di salah satu SPBU di Kabupaten Manokwari. Foto : Dok. Pertamina MOR VIII

MANOKWARI, PAPUAKITA.COM—PT Pertamina (Persero) Market Operation Region VIII kembali mencatat kenaikan signifikan penyaluran BBM berkualitas tinggi di wilayah Papua Barat. Tercatat pada Juli 2019 konsumsi pertamax meningkat sebesar 117 persen dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

Unit Manager Communication, Relations, dan CSR MOR VIII Brasto Galih Nugroho menjelaskan, peningkatan signifikan ini apabila dibandingkan dengan Desember 2018 naik sebesar 10 (sepuluh) kali lipat. Angka ini merupakan peningkatan tertinggi di wilayah operasional pertamina MOR VIII.

Unit Manager Communication dan CSR Marketing Operation Region (MOR) VIII Maluku-Papua PT Pertamina, Brasto Galih Nugroho. Foto : Istimewa.

“Peningkatan ini menunjukkan bahwa semakin banyak konsumen di Papua Barat yang move on atau beralih menggunakan produk dengan kualitas yang lebih baik,” jelas Brasto melalui siaran pers yang diterima, Selasa (6/8/2019).

Menurutnya, hal ini tidak lepas dari meningkatnya kesadaran para konsumen untuk menggunakan bahan bakar berkualitas untuk kendaraan mereka baik untuk roda dua maupun roda empat.

“Konsumsi bahan bakar berkualitas jenis pertamax menunjukkan peningkatan yang cukup besar. Untuk periode Juli 2019, secara kumulatif konsumsi pertamax di 4 provinsi meningkat sebesar 37% dengan peningkatan terbesar terjadi di Papua Barat yakni sebesar 117%,” jelasnya.

Brasto menyebutkan, tingginya peningkatan penjualan pertamax di Papua Barat sangat dipengaruhi oleh penambahan outlet di beberapa wilayah. Saat ini terdapat 22 SPBU yang menyediakan produk pertamax di wilayah Papua Barat.

Sales Executive Retail Papua Barat Arthur Kemal Pamungkas menambahkan, penambahan outlet tersebut merupakan bagian dari upaya pertamina untuk menyediakan bahan bakar berkualitas untuk masyarakat yang lebih luas lagi, khususnya di wilayah Papua Barat.

“Untuk wilayah penyaluran Papua Barat ekspansi outlet kami intensifikasi di 8 kabupaten/kota di wilayah Papua Barat sehingga berpengaruh cukup signifikan terhadap konsumsi pertamax,” tambah Arthur.

Wilayah yang dimaksud antara lain, Kota Sorong, Kabupaten Sorong, Kabupaten Sorong Selatan, Kabupaten Raja Ampat, Kabupaten Teluk Bintuni, Kabupaten Teluk Wondama, dan Kabupaten Manokwari dan Kabupaten Kaimana.

Pertamina berharap agar minat masyarakat untuk menggunakan bahan bakar berkualitas semakin meningkat tidak hanya di Papua Barat, tetapi juga di wilayah Papua, Maluku, dan Maluku Utara.

Brasto menambahkan, selain lebih ramah untuk lingkungan, konsumsi pertamax ini bisa meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD), karena Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) pertamax merupakan yang paling tinggi dibanding BBM jenis lainnya. (*/RBM/MR3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.