Beranda Ekonomi & Bisnis Binaan Pertamina Produksi Jamu Kekinian yang Bisa Tangkal Covid-19

Binaan Pertamina Produksi Jamu Kekinian yang Bisa Tangkal Covid-19

88
0
Pemilik Ty’p Herbal Drink Papua, Ririn pose bersama Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano. Foto : Dok. MOR VIII

JAYAPURA, PAPUAKITA.comSalah satu binaan PT Pertamina, UMK Ty’p Herbal Drink Papua telah mampu memproduksi jamu kekinian yang diyakini bisa menangkal Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

“Kami punya produk Temulawak Mix, berisi campuran temulawak, jahe, kunyit, dan sereh. Bahan-bahan ini bisa meningkatkan imun dan daya tahan tubuh,” jelas pemilik UMK Ty’p Herbal Drink Papua, Ririn Musti Wijayaningsih seperti disampaikan dalam siaran pers Pertamian MOR VIII, Rabu (31/3/2021).

PT Pertamina (Persero) melalui Program Kemitraan mempunyai andil besar dalam pemulihan kondisi UMK di masa pandemi. Salah satunya dengan memberikan dukungan berupa penyerapan 10 ribu berupa produk herbal, multivitamin, desinfektan, masker dan sebagainya yang dapat mendukung upaya pencegahan virus Covid-19.

Senior Vice President Corporate Communications dan Investor Relations Pertamina Agus Suprijanto mengapresiasi, bisnis yang dijalani oleh Ririn. Menurutnya, masyarakat bisa membantu upaya kebangkitan UMK dengan membeli produk mereka.

“Melalui Program Kemitraan, Pertamina ingin dapat senantiasa menghadirkan energi yang menggerakkan roda ekonomi. Energi yang menjadi bahan bakar, serta energi yang menghasilkan pertumbuhan berkelanjutan,” ujarnya.

Selain mengimplementasikan SDGs, Pertamina juga berupaya menjalankan ESG terutama dibidang sosial. ESG atau Environmental, Social & Governance (ESG) Management, merupakan langkah perusahaan dalam menjalankan bisnisnya yang berfokus pada keberlanjutan bisnis secara jangka panjang.

Dengan cara ini, Pertamina yakin dapat senantiasa menghasilkan manfaat ekonomi di masyarakat sesuai dengan tanggung jawab lingkungan dan sosial.

Ririn mengisahkan, alasan berbisnis minuman herbal karenahampir seluruh anggota keluarganya gemar mengonsumsi jamu atau minuman herbal dari penjual keliling.

“Saya terinspirasi memproduksi jamu dengan kemasan yang praktis dan higienis serta memiliki cita rasa yang kekinian. Ada produk minuman rasa Beras Kencur Latte,” kata Ririn.

Lihat juga  Pertamax Hadir di Manokwari, Wabup Edi Budoyo: Pertamax Jadi Alternatif

Ririn menemukan formula yang pas bisnisnya pun mengalami kemajuan cukup pesat. Dalam sebulan, ia mampu memproduksi hingga 2 ribu botol jamu.

Jumlah itu naik sebesar 150 persen setelah Ririn menjadi mitra binaan Pertamina pada sejak 2020 lalu. Kini, Ririn mampu memproduksi aneka minuman herbal hingga 5 ribu botol dalam sebulan.

Usaha yang berbasis di Jalan Raya Sentani Waena, Jayapura, Papua. Ini banyak memanfaatkan media sosial untuk memasarkan produknya. Dengan cara itu, keterbatasan lokasi tidak menjadi penghalang untuk dapat mempromosikan produknya ke seluruh daerah.

“Bagi yang penasaran tentang apa itu Ty’p Herbal Drink bisa buka media sosial kami @typjamoe_dan katalog produknya di @catalog.typjamoe,” sebut Ririn.

Keputusan Ririn bergabung menjadi binaan Pertamina turut mendatangkan manfaat tidak hanya untuk dirinya, melainkan orang di sekitarnya. Sebelum menjadi binaan, Ririn belum memiliki karyawan. Kini, Ririn punya 4 karyawan yang merupakan ibu rumah tangga di sekitar tempat tinggalnya. (*/ARF)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.