oleh

DPPU Karel Sadsuidtubun, Langgur Diresmikan, Komitmen Pertamina Merajut Nusantara hingga Pelosok Negeri

MANOKWARI, PAPUAKITA.COM – Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) Karel Sadsuidtubun, Langgur, Kabupaten Maluku Tenggara, Provinsi Maluku, resmi beroperasi pada 17 Januari 2019 lalu.

Peresmian DPPU ini dilakukan oleh General Manager Pertamina MOR VIII, Iin Febrian. Demikian, Unit Manager Communication, Relations, dan CSR MOR VIII, Brasto Galih Nugroho melalui siaran pers yang diterima papuakita.com, Jumat (18/1/2019).

Kata Brasto, kehadiran DPPU Karel Sadsuidtubun wujud komitmen PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region VIII Maluku – Papua terus meningkatkan upaya untuk menyalurkan energi hingga ke wilayah-wilayah yang sulit dijangkau di Kawasan Timur Indonesia.

“Pertamina tidak hanya hadir di wilayah strategis saja seperti di jalur gemuk atau daerah yang sangat ekonomis untuk bisnis seperti Soekarno Hatta, Ngurah Rai, dan Juanda,” ujar Iin Febrian ketika meresmikan DPPU Karel Sadsuidtubun.

“Saat ini belum ada pihak-pihak yang menjangkau wilayah pelosok untuk menyediakan energi bagi masyarakat, khususnya untuk bahan bakar pesawat (avtur). Pertamina hadir di wilayah yang sulit dijangkau meskipun tidak ekonomis secara bisnis karena ini merupakan amanah bagi pertamina untuk merajut nusantara,” tutur Iin.

Pertamina Merajut Nusantara
Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) Karel Sadsuidtubun, Langgur. Dok. MOR VIII

Kehadiran DPPU Karel Sadsuidtubun di Langgur adalah salah satu upaya pertamina untuk mendorong pemerataan dan ketahanan energi bagi seluruh masyarakat di wilayah yang sulit dijangkau. Iin menambahkan, pertamina juga mempertimbangkan aspek sosial kemasyarakatan untuk menciptakan multiplier effect.

Beroperasinya DPPU Karel Sadsuitubun di Langgur, Maluku Tenggara menjadi pertanda kehadiran pertamina dalam rangka mendorong percepatan pembangunan di wilayah tersebut tidak hanya bagi perkembangan transportasi udara, tetapi juga aspek sosial ekonomi masyarakat.

“Harapannya akan muncul multiplier effect dari peresmian DPPU Karel Sadsuitubun ini, jadi semuanya bisa lebih baik di sektor ekonomi, sosial, dan peningkatan pariwisata,” ungkapnya.

Lihat juga  Komitmen Tingkatkan Pelayanan, BPKAD Manokwari Buka Klinik Kuda Manis

DPPU Karel Sadsuitubun memiliki kontribusi penjualan sebanyak rata-rata 8 kiloliter (KL)/hari. DPPU ini memiliki 4 tangki modular dengan kapasitas masing-masing 23 KL. Pertamina optimis dengan keberadaan DPPU ini akan mendukung perkembangan transportasi udara di wilayah kepulauan di Provinsi Maluku. (*/RBM)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed