Beranda Hukum & Kriminal Togel dan Sabung Ayam, Tornagogo: Polisi Tahu Harus Begerak Kapan

Togel dan Sabung Ayam, Tornagogo: Polisi Tahu Harus Begerak Kapan

333
0
Kiri-kanan. Karo Ops, Kombespol TriAtmdjo, Wakapolda, Brigjen Petrus Patrige Rudolf Renwarin, Kapolda Papua Barat, Irjenpol Tornagogo Sihombing, Irwasda, Kombespol Agus Budi Karyanto, dan Kabid Humas Polda, AKBP Adam Erwindi.

MANOKWARI, PAPUAKITA.comKapolda Papua Barat, Inspektur Jenderal Polisi Dr. Tornagogo Sihombing, S.I.K, M.Si menegaskan, tidak akan menolelir segala bentuk perjudi, khususnya toto gelap alias Togel dan Sabung Ayam—sudah menjadi penyakit masyarakat.

“Soal togel dan sabung ayam, jangan ada intervensi. Polisi tahu harus bergerak, bertindak kapan. Ada pelapor juga, awalnya kita anggap benar. Tetapi ternyata ikut main, punya kepentingan. Sudahlah, saya tidak perlu buka disini,” ujar Kapolda saat memimpin press release akhir tahun 2020 Polda Papua Barat, Selasa (29/12/2020).

Pernyataan Kapolda Tornagogo ini mengindikasikan bahwa, kasus perjudian terutama togel dan sabung ayam ada semacam ‘intervensi’ terhadap Korps Bhayangkara.  Sehingga, tegas kapolda, tidak ada toleransi terhadap segala bentuk perjudian.

“Saya selalu konsen dengan masalah ini. Saya sudah berapa kali marah dengan kapolres. Pelakunya harus diberantas. Kasus-kasus 303 dan 303 bis, ini membuat masyarakat menjadi malas, mereka menjadikan judi ini sebagai mata pencaharian. Togel dan sabung ayam harus diberantas,” katanya.

Aktivitas togel dan sambung ayam selalu meciptakan kerumuman. Ini menjadi sesuatu kondisi yang riskan terhadap penyebaran virus corona di tengah situasi pandemi seperti sekarang ini.

“Saya pesan, Kapolres tegas. Polisi tahun kapan harus begerak, bertindak. Polres dan Polsek harus tegas berantas togel dan sabung ayam,” kata kapolda menambahkan. (ARF)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.