Beranda Kesehatan Balatkop Papua Barat Resmi Dialihfungsikan Menjadi Faskar Covid-19

Balatkop Papua Barat Resmi Dialihfungsikan Menjadi Faskar Covid-19

142
0
Ketua Satgas Covid-19 Provinsi Papua Barat Derek Ampnir ketika menandatangani berita acara persetujuan penggunaan Balatkop sebagai Faskar Covid-19. Foto : ARF

MANOKWARI, PAPUAKITA.com—Balai Pendidikan dan Pelatihan Koperasi dan UMKM Provinsi Papua Barat, resmi dialihfungsikan sementara waktu menjadi fasilitas karantina (Faskar) terpusat pasien Covid-19 di Kabupaten Manokwari. Hal itu ditandai dengan ibadah syukuran bersama yang digelar, Rabu (7/10/2020).

“Kebijakan gubernur telah merencanakan penggunaan beberapa tempat untuk mengantisipasi ledakan kasus Covid-19 yang sedang kita hadapi di Papua Barat. Di Manokwari, sudah ada Balai Diklat di Andai, Balatkop di Sowi Gunung ini, dan RSU provinsi sebagai fasilitas karantina,” kata Ampnir saat memberikan arahana mewakili gubernur Papua Barat.

Perwakilan masyarakat yang menghadiri syukuran penggunaan Balatkop sebagai Faskar Covid-19. Foto : ARF

“Selain itu, eks gedung BLK Kehutanan dan eks aset rumah sakit di Kampung Baru, Kota Sorong. Juga telah direncanakan beberapa  tempat lain menjadi faskar bagi pasien Covid-19 di Papua Barat,” sambungnya.

Kata Ampnir, kasus positif Covid-19 di Papua Barat terus menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan. Dirinya mengajak, masyarakat tidak perlu khawatir, karena lonjakan kasus itu seiring dengan upaya dan kerja keras tim kesehatan di lapangan mendeteksi pasien positif Covid-19.

“Tidak perlu khawatir karena tenaga perawat di lapangan sedang bekerja keras menemukan mereka yang terkena Covid-19. Apresiasi dan terima kasih kepada bupati dan jajaran yang telah membantu memberikan dukungan. Juga masyarakat Sowi yang telah membantu dan mendukung penggunaan balatkop ini,” tutur Ampnir.

Dalam kesempatan yang sama, Ampnir menyatakan wujud sinergitas masyarakat dengan pemerintah dalam pencegahan dan penanganan Covid-19, sedikitnya 15 warga yang telah terdata akan dilibatkan dalam pengamanan balatkop yang terletak di JL. Drs. Esau Sesa, Kompleks Sowi Gunung itu.

Ibadah syukuran ini turut dihadiri Pjs. Bupati Manokwari, Robert Rumbekwan, pihak Satgas Covid-19 kabupaten, Kadis Perindustrian dan Perdagangan provinsi Papua Barat, Kapolres Manokwari, dan masyarakat sekitar.

Lihat juga  Raker Bupati/Wali Kota se-Papua Barat Akan Bahas Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi

“Terima kasih saya sampaikan karena balatkop sudah bisa digunakan sebagai fasilitas karantina. Apresiasi dan terima kasih kepada dinas kepala balatkop. Juga terima kepada masyarakat yang sudah memberikan dukungannya,” kata Penjabat Bupati Robert Rumbekwan.

Rumbekwan menambahkan, masyarakat untuk memperoleh segala informasi terkait Covid-19 ada baiknya ditanyakan langsung kepada pihak satgas. Untuk itu, masyarakat jangan mudah terpancing dengan informasi yang belum tentu kebenarannya.

“Kalau ada situasi yang dialami masyarakat tolong disampaikan kepada pemkab atau ke posko agar bisa dapat penjelasan tentang informasi yang sempurna. Jangan dengar dari daun, air, dan pohon nanti sesat. Langsung ke sumber yang berkompeten,” tutupnya. (ARF)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.