Beranda Kesehatan Bupati Demas: Butuh Partisipasi Masyarakat Sukseskan Imunisasi Campak-Rubella

Bupati Demas: Butuh Partisipasi Masyarakat Sukseskan Imunisasi Campak-Rubella

377
0
Imunisasi MR di Manokwari
Bupati Demas Paulus Mandacan memangku salah seorang anak untuk mendapat suntikan vaksin campak dan rubela di sela launching imunisasi massal MR di Kabupaten Manokwari, Selasa (7/8/2018). Foto : RBM/PKT

MANOKWARI, Papuakita.com – Bupati Manokwari, Demas Paulus Mandacan mengajak masyarakat di daerah ini mendukung pelaksanaan imunisasi campak dan rubella atau measles dan rubella (MR).

Harapannya, pelaksanaan imunisasi ini bisa melebihi target 95 persen. Ini butuh dukungan dan partisipasi aktif semua masyarakat,” kata Bupati Demas di sela launching imunisasi MR yang dipusatkan di PKM Sanggeng, Selasa (7/8/2018).

Kata bupati, imunisasi merupakan salah satu indikator standar pelayanan minimal. Yang harus dilaksanakan oleh pemerintah daerah. “Vaksin campak dan rubella sangat penting untuk melindungi anak-anak dari bahaya penyakit,” ungkap bupati.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari, drg. Hendri Sembiring mengatakan, pemberian imunisasi dibagi menjadi dua tahap. Pertama, dengan cara mengunjungi langsung ke sekolah (TK, SD, dan SMP/MTs). Ini dilakukan pada Agustus.

Imunisasi massal MR di Manokwari
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari, drg. Hendri Sembiring. Foto : RBM/PKT

“Pemberian imunisasi juga dilakukan dengan kunjungan langsung ke pusat pelayanan kesehatan mulai dari tingkat polindes, pustu, puskesmas dan semua tempat pelayanan kesehatan. Ini dilaksanakan pada September mendatang,” kata Hendri Sembiring.

Menurut Hendri Sembiring, launching imunisasi massal MR menjadi langkah awal dalam rangka mendorong pelaksanaan imunisasi MR menjadi kegiatan rutin. “Tujuannya meningkatkan kekebalan tubuh anak-anak terhadap virus campak dan rubella,” ujar dia.

Hendri Sembiring menambahkan, meski lauching imunisasi massal MR baru dilakukan. Akan tetapi, pemberian imunisasi telah dilakukan sejak 1 Agustus lalu.

“Pemantauan pelaksanaan imunisasi dilakukan melalui komunikasi per telepon. Hari per hari ada data yang dilaporkan sehingga kita tahu pasti perkembangan. Sekarang media sudah canggih, kita punya grup WA (whats app, red). Secara program, imunisasi MR sangat diperlukan oleh masyarakat,” pungkasnya. (RBM/R1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here