Beranda Kesehatan Gedung Baru PKM Warmare Belum Digunakan, DPRD Desak Tuntaskan Permasalahan

Gedung Baru PKM Warmare Belum Digunakan, DPRD Desak Tuntaskan Permasalahan

71
0
Pansus Covid-19 DPRD Kabupaten Manokwari saat menyambangi Puskesmas Warmare. Foto : ARF

MANOKWARI, PAPUAKITA.com—Pembangunan gedung baru Puskesmas Warmare telah rampung. Ini dilihat dari fisik bangunan dengan konstruksi beton. Meski demikian, gedung baru puskesmas hingga kini belum dapat dioperasikan. Padahal gedung puskesmas sudah harus digunakan pada awal tahun 2020.

Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Manokwari, Masrawi Arianto mengatakan, informasi yang diperoleh dari kepala puksemas, bahwa pembangunan gedung baru puskesmas bermasalah. Pembangunannya tidak sesuai dengan RAB. Kata dia, Komisi A akan meminta klarifikasi ke dinas kesehatan.

Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Manokwari, Masrawi Ariyanto. Foto : ARF

“Kalau ada permasalahan cepat diselesaikan, tidak berlarut-larut. Ada gedung tetapi tidak dimanfaatkan. Sedangkan ada beberapa gedung puskesmas yang dibangun bersamaan menggunakan DAK 2019, itu sudah difungsikan. Contohnya, puskesmas Maripi, Masni, dan SP 5. Kenapa puskesmas Warmare belum. Artinya ada hal yang kurang,” kata Masrawi, Kamis (9/7/2020).

Penggunaan gedung baru puskesmas Warmare menjadi kebutuhan mendesak. Selain ruangan yang sempit dan tidak memadai kondisi bangunan puskesmas juga sudah cukup tua.

“Dengan kondisi puskesmas lama Warmare seperti itu mau tidak mau harus pindah ke gedung baru. Kalau tidak digunakan selain mubasir, ini juga bisa jadi temuan,” ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Puskemas, Jekson Tibiay mengatakan, rencana penggunaan gedung baru puskesmas telah dikoordinasikan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari. Akan tetapi, belum disetujui.

“Disampaikan bahwa saya harus tunggu dinas masih koordinasi dengan kontraktornya dulu. Pembangunan gedung puskesmas ini tidak sesuai dengan RAB (rincaian anggaran biaya),” ujarnya.

“Jadi harus tunggu dulu (hasil) koordinasi dinas dengan pihak kontraktor. Pembangunannya pakai DAK 2019. Sesuai jadwalnya awal 2020 sudah harus digunakan,” sambung Jekson.

Kepala Puskesmas Warmare Jekson Tibiay. Foto : ARF

Jekson mengutarakan persoalan gedung baru puskesmas Warmare ini saat Pansus Covid-19 DPRD Kabupaten menyambangi wilayah kerjanya pada Rabu (8/7/2020).

Lihat juga  Pemda Manokwari Alokasikan 15 Miliar Rupiah untuk Hadapi Covid-19

Menurut Jackson, pembangunan gedung puskesmas Warmare ini dilakukan bersamaan dengan gedung puskesmas Maripi, SP-5, Masni, dan Tanah Rubuh. Meski belum diserahkan, karena kondisi terpaksa Jekson tetap gunakan salah satu ruangan untuk ruang tindakan persalinan.

Hal itu dilakukan karena ruang tindakan yang ada di gedung lama puskesmas ini tidak memdai, sempit.

“Puksemas lain yang dibangun bersamaan sudah diresmikan dan digunakan. Saya tidak tahu persis soal ketidaksesuaian pembangunan gedung baru dengan RAB yang ada. Itu menjadi urusan teknis dinas kesehatan,” pungkasnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari, dr. Alfred Bandaso belum memberikan tanggapan ihwal pembangunan gedung baru puskesmas Warmare. Upaya konfirmasi yang dilakukan belum mendapat respon. (ARF)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.