by

Jelang pengresmian RS Elia Waran, Bupati Waran tinjau kelengkapan alat kesehatan

MANOKWARI SELATAN, PAPUAKITA.comGuna memastikan kelengkapan alat kesehatan yang berada di Rumah Sakit Elia Waran, Kabupaten Manokwari Selatan. Bupati Markus Waran melakukan kunjungan kerja ke rumah sakit, Kamis (2/9/2021).

“Jika alkesnya sudah oke dan dapat dilakukan uji coba baru bisa dilakukan pengresmiannya,” ujar Bupati Waran di sela peninjauan.

Kunjungan kerja yang dilakukan bupati, itu berkaitan dengan agenda pengresmian rumah sakit pertama di kabupaten yang dimekarkan sejak 17 November 2012 silam. Agenda pengresmian tersebut dijadwalkan dalam waktu dekat ini.

”Setelah mengecek, ada beberapa alkes yang sementera dalam proses pemasangan sehingga sudah ada gambaran kedepan terkait rencana pengresmian rumah sakit disesuaikan dengan pemasangan alkes. Juga masih ada beberapa kegiatan pembangunan yang harus diselesaikan,” ujar bupati lagi.

Kehadiran rumah sakit ini, diharapkan bisa menjawab kebutuhan akan akses layanan kesehatan masyarakat di kabupaten Manokwari Selatan. Bupati pun menaruh harapan, rumah sakit ini setelah beroperasi dapat melayani masyarakat sehingga tidak lagi harus berorat ke luar daerah

“Setelah beroperasi, kita harapkan sudah dapat menerima pasien umum. Sudah ada dokter bedah, dokter kandungan. Juga dokter spesialis penyakit dalam dan anak. Sudah ada 4 dokter, ini sesuai dengan standar manajemen rumah sakit,” kata bupati.

Meski belum diresmikan, rumah sakit sudah difungsikan untuk merawat pasien Covid-19. Adapun tenaga kesehatan yang dilibatkan dalam penanganan covid, ini berasal dari PKM yang berada di 6 distrik.

Bupati Waran mengakui, bahwa ketersediaan SDM bidang kesehatan di rumah sakit masih minim.

“Belum diresmikan sehingga operasionalnya terbatas. Tenaga kesehatan yang digunakan berasal dari 6 pukesmas, yaitu Momiwaren, Tahota, Isim, Neney, dan Ransiki serta Oransbari,” ungkap bupati.

Bupati Waran menambahkan, ketersediaan tenaga kesehatan di rumah sakit tersebut akan dibenahi tahap demi tahap sesuai dengan kebutuhan.

Kondisi ini menjadi gambaran bagi direktur rumah sakit untuk ke depannya sudah bisa menata manajemen sedemikian rupa sehingga bisa memberikan pelayanan kepada masyarakat kabupaten Manokwari Selatan,” tutupnya. (PKT-05)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed