Beranda Manokwari DPMK dan Kodim 1703 Manokwari Bangun Rumah Pastori dan 2 Unit Rumah...

DPMK dan Kodim 1703 Manokwari Bangun Rumah Pastori dan 2 Unit Rumah Tipe 45

279
0
Bupati Demas Paulus Mandacan ketika menutup kegiatan Karya Bakti Kodim 1703 Manokwari di Kampung Ingkwoisi. Foto : MKD/PKT

MANOKWARI, Papuakita.com – Satu unit rumah pastori GKAI Antiokya dan 2 unit rumah tipe 45 meter persegi dibangun di Kampung Ingkwoisi, Distrik Prafi. Pembangunan ini dilaksanakan dalam program karya bakti Kodim 1703 Manokwari.

Adapun sumber anggaran pembangunan sejumlah rumah tersebut, berasal dari DPA Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) tahun anggaran 2018 sebesar Rp870 juta. Dengan rincian, Rp430 juta untuk rumah pastori, Rp440 juta untuk 2 unit rumah.

“Dengan ditutup kegiatan karya bakti ini, penyerahan rumah pastori gereja GKAI Antiokya dan 2 unit rumah tipe 45, semoga semakin bermanfaat dan nyaman dalam pelayanan keagamaan terhadap jemaat,” kata Bupati Demas Paulus Mandacan saat memberikan sambutan di sela penutupan karya bakti Kodim 1703/Manokwari, Kamis (1/11/2018).

Bupati Demas berpesan, pendeta memiliki tugas penting, yakni membina jemaat untuk lebih memenangkan umatnya agar lebih dekat kepada Tuhan dan mau saling mengasihi serta tetap menjaga toleransi antar umat beragama.

Bupati berharap, rumah pastori harus terbuka kapan saja kepada jemaatnya yang sedang membutuhkan pelayanan doa maupun konsultasi rohani. Agar semakin terjalin kebersamaan, ketaatan, kesetiaan, melayani dengan segenap hati dan tali kasih yang semakin kuat.

Kepala DPMK Kabupaten Manokwari, Teguh Budi Prakoso. Foto : MKD/PKT

Pelaksana tugas (Plt). Kepala DPMK, Teguh Budi Prakoso mengatakan, pembangunan sejumlah rumah tersebut melibatkan sebanyak 90 orang yang teridiri atas anggota Kodim, DPMK, dan masyarkat.

“Pelaksanaan karya bakti selama 90 hari terhitung sejak 30 Juli-30 Oktober 2018, yang selesai sesuai dengan rencana. Kerja sama unsur instansi pemkab Manokwari hingga kampung sangat baik hingga tidak mengalami hambatan,” ujarnya.

Kata Teguh, kegiatan karya bakti di kampung Ingkwoisi diharapkan memberikan manfaat bagi warga, terutama meningkatkan pelayanan beribadah serta dapat mengantisipasi pengaruh kelompok radikal serta bahaya teroris.

Bupati Demas Paulus Mandacan menambahkan, kampung Ingkwoisi merupakan kampungnya. Dia berharap, dengan adanya program seperti ini bisa mabawa perubahan dari tahun ke tahun.

“Kami sebagai pemimpin daerah pastinya berharap semua masyarakatnya sejahtera dan semakin meningkat perekonomianya. Tahun 2018, ada 6 rumah, sedangkan kampung yang lain belum mendapatkanya, hanya ada 3 kampung saja termasuk kampung Ingkwoisi,” ujarnya. (MKD)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here