Beranda Manokwari Imigrasi Manokwari Amankan Warga Negara Polandia

Imigrasi Manokwari Amankan Warga Negara Polandia

621
0
Imigrasi Manokwari
Warga Negara asing (WNA) asal Polandia sedang diinterogasi oleh petugas di Polsek Anggi. Foto: Istimewa

MANOKWARI, Papuakita.com – Seorang Warga Negara asing (WNA) asal Polandia diamankan pihak Kantor Imigrasi Manokwari. Diketahui, WNA tersebut bernama Marek Katarzynski (47).

Sebelumnya, Marek diamankan oleh petugas Koramil Anggi, Kabupaten Pegunungan Arfak. Kemudian diserahkan ke petugas Polsek Anggi, untuk selanjutnya diserahkan lagi ke pihak imigrasi guna menjalani pemeriksaan.

Kepala Kantor Imigrasi Manokwari, Christian Pena membenarkan adanya warga negara Polandia yang diamankan. Dia mengungkapkan, keberadaan warga negara Polandia itu diterima dari pihak TNI dan Polri yang betugas di Anggi, Kabupaten Pegunungan Arfak.

“Informasi yang kita dapatkan saat ini adalah informasi hasil koordinasi dengan pihak-pihak terkait yang memberikan informasi tentang ada WNA yang melakukan aktivitas pengambilan gambar pesawat bekas peninggalan perang dunia ke dua,” kata Christian, Sabtu (6/10/2018).

Berdasarkan informasi itu, lanjut Christian, petugas dari kantor imigrasi diturunkan ke lapangan untuk melakukan koordinasi guna memastikan keberadaan WNA tersebut. Soal keberadaan WNA itu sudah berapa lama di Manokwari dan masuk ke daerah ini melalui daerah mana, Christian belum bisa menyebutkannya.

“Pengambilan gambar ini yang akan kami dalami setelah pemeriksaan. Informasi yang jelas dari imigrasi belum bisa saya sampaikan, karena informasi yang kita dapatkan saat ini adalah hasil koordinasi dengan pihak-pihak terkait,” ujar Christian.

Menurut Christian, WNA asal Polandia ini juga sempat berada di wilayah Warmare beberapa waktu lalu. Meski demikian, aktivitas di daerah tersebut juga belum diketahui.

Kepala sub seksi Pengawasan Keimigrasian, Didiet Santoso menambahkan, WNA yang bersangkutan telah dijeput petugas. “Kami sudah jemput yang bersangkutan untuk di bawa ke Manokwari  untuk dilakukan pemeriksanaan lebih lanjut,” kata Didiet. (MKD/RBM/R1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here