Beranda Manokwari Norman Jabat Waket DPRD, Demas Mandacan: Tak Benar Saya Hambat Pelantikan

Norman Jabat Waket DPRD, Demas Mandacan: Tak Benar Saya Hambat Pelantikan

134
0
Ketua Pengadilan Tinggi Hubungan Industrial/Tipikor Manokwari, Sonny Alfian Blegoer Laoemoery, SH saat memandu pengambilan sumpah/janji Wakil Ketua DPRD Kabupaten Manokwari, Norman Tambunan. Foto : ARF

MANOKWARI, PAPUAKITA.com—Pelantikan Norman Tambunan sebagai salah satu wakil ketua DPRD periode 2019-2020 resmi digelar dalam rapat paripurna istimewa yang berlangsung di ruang paripurna utama Kantor DPRD Kabupaten Manokwari, Senin (20/1/2020).

Pelantikan kader DPD golkar kabupaten Manokwari ini ditandai dengan pengambilan sumpah dan janji yang dipandu oleh Ketua Pengadilan Tinggi Hubungan Industrial/Tipikor Manokwari, Sonny Alfian Blegoer Laoemoery, SH.

Ketua DPRD, Yustus Dowansiba dalam sambutannya mengatakan, pelantikan unsur pimpinan dewan ini sesuai dengan amanat Undang Undang 23 Tahun 2014 tentang pemerintahan daerah. Yustus didampingi Wakil Ketua DPRD, Bons Rumbruren.

Bupati Manokwari, Demas Paulus Mandacan memberikan klarfikasi terkait pelantikan unsur pimpinan DPRD dari perwakilan partai golkar. Klarifikasi tersebut penting disampaikan agar diketahui bahwa proses pelantikan yang tertunda bukan dikarenakan ada intervensi.

“Pernah disampaikan bahwa, bupati menghambat pelantikan ini. Saya perlu sampaikan bahwa saya tidak ada niat sedikutpun untuk menghambat, karena ini adalah masalah internal partai politik. Saya tidak pernah menghambat karena ini adalah satu institusi dan kita harus bekerja sama,” ujar bupati.

Di sisi lain, atas nama pemerintah dan masyarakat kabupaten Manokwari, Bupati Demas Mandacan berharap dan yakin, kepemimpinan saat ini membawa harapan perubahan yang besar dalam lembaga DPRD terlebih dari itu adalah menjadi wakil rakyat pembawa aspirasi masyarakat lebih baik, dan akan menjadi mitra pemerintah kabupaten manokwari yang lebih harmonis.

“Dengan pemberlakuan otonomi khusus dan otonomi daerah, eksistensi dan kinerja DPRD mutlak harus diperkuat dan diperhitungkan, mengingat DPRD, selain merupakan representase rakyat daerah, juga merupakan unsur penyelenggaraan pemerintahan daerah,” jelas bupati.

Bupati Demas Mandacan menambahkan, DPRD kabupaten Manokwari periode 2019-2024 akan mampu melaksanakan ketiga fungsi secara proporsional, dan akan mampu tampil sebagai “penyeimbang” dan sekaligus sebagai “penyemangat” kinerja eksekutif.

“Saya juga berharap bahwa dalam semangat kemitraan yang produktif, kedua lembaga ini selama 5 tahun ke depan akan bergerak dalam suatu dinamika yang konstruktif yang bermuara pada terciptanya kemajuan dan kesejahteraan seluruh masyarakat kabupaten Manokwari,” pungkasnya.

Acara pelantikan unsur pimpinan DPRD molor sekira 2 jam, dimana agenda ini dijadwalkan pukul 11.00 WIT, namun baru digelar sekira pukul 13. 00 WIT. Dari 25 anggota dewan, Nampak hadir sekira 17 anggota dewan. Pelantikan juga dihadiri Sekda Aljabar Makatika dan sejumlah pimpinan OPD di lingkup kabupaten Manokwari. (ARF)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.