oleh

Pemkab Manokwari Mulai Benahi Kendaraan Dinas

MANOKWARI, PAPUAKITA.com—Pemerintah Kabupaten Manokwari mulai melakukan pembenahan aset bergerak berupa kendaraan dinas. Pembenahan aset merupakan tindak lanjut hasil pertemuan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Terkait mobil dinas, kami sudah sampaikan surat. Tolong ditindaklanjuti bagi OPD dan bagian yang memiliki kendaraan dinas lebih dari satu agar dikembalikan pada pimpinan daerah,” kata Sekretaris Daerah, Aljabar Makatita saat memimpin apel gabungan di lingkungan Pemkab Manokwari, Senin (5/8/2019).

Kata Makatita, sudah ada 2 unit mobil yang sudah dikembalikan. Ia berpesan, bagi pimpinan OPD yang sudah menerima surat agar segera ditindaklanjuti, karena semua dimonitor oleh KPK. Karena tindak lanjut terakhir akan dilakukan oleh KPK apabila hal ini tidak ditindaklanjuti.

“Mari kita ikuti aturan yang ada sehingga kita bisa merespon apa yang telah disampaikanoleh KPK, untuk pembenahan aset di Kabupaten Manokwari,” ujarnya.

Meski telah menindaklanjuti hasil pertemuan dengan KPK terkait dengan penertiban kendaraan dinas. Menurut Makatita, belum ada data yang valid tentang jumlah kendaraan dinas. Sebab belum semua OPD melaporkan data kendaraan dinas.

“Banyak sekali kendaraan yang dibawa baik ke provinsi maupun ke kabupaten lain karena ASN yang bersangkutan pindah tugas. Kami merasa sangat terbantu dengan adanya penyampaian dari KPK, harus segera diselesaikan,” ujarnya.

Makatita menegaskan, imbauan ini masih dalam tahap kabupaten. Apabila surat yang sudah dilayangkan Bupati tidak indahkan, maka selanjutnya pihaknya akan menyerahkan ke KPK untuk menindaklanjuti sesuai dengan kewenangannya.

“Penataan aset dan lainnya ini harus dibenahi. Manokwari sebagai kabupaten induk jadi agak sedikit rumit, banyak yang harus dibenahi,” tuturnya.

Sekda Makatita menambahkan, dengan adanya penarikan kendaraan dinas akan meringankan pemerintah daerah untuk tidak lagi pengadaan kendaraan baru. Dan kendaraan lama bisa digunakan untuk menunjang tugas-tugas OPD.

Lihat juga  Lima Keluarga Korban Tsunami di Manokwari Terima Bantuan Rumah

“Hasil inventarisir baru 15 unit kendaraan dinas. Dan masih banyak lagi belum terdata. Kalau sampai akhir Agustus belum kembalikan, maka kami akan meminta petunjuk dari KPK,” pungkasnya. (ARF)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed