oleh

Pemuda Indabri diingatkan soal miras, narkoba, HIV dan AIDS

MANOKWARI, PAPUAKITA.com—Minuman keras (miras), narkoba, HIV dan AIDS adalah ancaman nyata bagi generasi muda. Tak terkecuali, pemuda gereja se Majelis Daerah (MD) Indabri. Untuk itu, pemuda mesti mawas diri dalam pergaulan dan tindakan.

“Perkembangan dan kemajuan suatu daerah telah membawa dampak luar biasa. Pemuda hampir lupa dengan pergaulan bebas yang membawa diri pada ancaman miras, narkoba, HIV dan AIDS. Yang diketahui saat ini adalah virus corona. Melalui KKR ini kami diingatkan kembali untuk berhati-hati dalam setiap pergaulan dan tindakan,” kata ketua Pemuda MD Indabri, Soleman Ullo.

Ancaman pergaulan bebas itu disampaikan kepada pemuda gereja dalam kegiatan KKR dan sosialisasi miras, narkoba, dan penularan HIV dan AIDS di kalangan pemuda di masa kini. Kegiatan tersebut berlangsung pada tanggal 4 Desember lalu.

KKR dan Sosialisasi bahaya miras, narkoba, HIV dan AIDS bagi pemuda Indabri. Foto : Dok. Pribadi

Menurut Soleman, KKR dan sosialisasi tersebut sangat bermanfaat. Mewakili pemuda Indabri, ia mengapresiasi dan berterima kasih kepada salah satu tokoh pemuda, Origenes Wonggor yang telah mendukung kegiatan tersebut. Sosok Wonggor, kata dia adalah panutan bagi pemuda Arfak.

“Ini momentum yang akan dikenang. Sangat bermanfaat sekali dan ini baru pertama kali ada KKR dan sosialisasi seperti ini. Kami berharap pemda bekerja sama dengan gereja untuk mengintensifkan kegiatan serupa terutama bagi pemuda di waktu ke depannya,” pintanya.

Ia meminta, pemda dan gereja harus berjalan sama-sama supaya bisa menciptakan dasar untuk adanya kehidupan pemuda dengan karakter yang bagus yang didasari firman Tuhan.

“Sosialisasi ini diikuti oleh 200 an pemuda-pemudi. Kami dapatkan banyak ilmu bahwa pergaulan bebas akan membuat kerugian dan penyesalan. Saat ini khusus bagi pemuda di Indabri yang paling menonjol adalah miras,” kata Soleman Ullo.

Dia menambahkan, pemuda yang telah terjerumus dalam pergaulan bebas sulit melepaskan diri dari miras, narkoba. Mudah untuk bertindak di luar kendali dan cenderung pada hal-hal negatif.

“Di daerah ini paling menonjol adalah miras. Pengaruh miras sangat besar. Pengaruh miras dan narkoba, sudah bisa kita lihat. Banyak pemuda yang terjerumus dalam pergaulan bebas, lakukan kejahatan. Semua itu berawal dari miras dan narkoba,” pungkasnya. (PK-01)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed