Beranda Manokwari Pimpin HWK Manokwari, Anna Rumayomi: Perempuan Harus Aktif Berpolitik

Pimpin HWK Manokwari, Anna Rumayomi: Perempuan Harus Aktif Berpolitik

88
0
HWK Kabupaten Manokwari
Pelantikan DPD HWK Kabupaten Manokwari oleh Ketua DPD HWK Provinsi Papua Barat yang ditandai dengan penyerahan patakan. Foto : MKD/PKT

MANOKWARI, PAPUAKITA.COM – Anna Elisabeth Rumayomi resmi pimpin DPD Himpunan Wanita Karya (HWK) Kabupaten Manokwari periode 2019-2024. Ini ditandai dengan proses pelantikan dirinya oleh Ketua DPD HWK Provinsi Papua Barat, Aneke P Kawab, Jumat (18/1/2019).

Anna Rumayomi mengatakan, visi HWK adalah, bekerja untuk memajukan kaum perempuan menjadi mandiri dan profesional. Sedangkan misi HWK adalah, mengembangkan pemikiran dan konsep nasional dalam rangka meningkatkan kualitas sesuai perkembangan jaman, globalisasi dan reformasi.

Pengurus DPD HWK Kabupaten Manokwari mengabadikan momentum pelantikan bersama Bupati Demas Paulus Mandacan dan Ketua DPD HWK Aneke P.Kawab. Foto : MKD/PKT

“Memasukki tahun politik, perempuan harus berperan aktif dalam lingkungan keluarga maupun lingkungan sosial. Saya mengajak seluruh HWK kabupaten Manokwari bekerja dengan hati untuk mewujudkan Manokwari Bisa,” ujarnya.

Menurut Anna Rumayomi, HWK merupakan wadah berkumpulnya perempuan dari berbagai profesi. Dan memiliki tanggung jawab dalam meningkatkan kualitas dan mengangkat harkat serta martabat kaum perempuan.

“Untuk menggapai tanggung jawab tersebut HWK harus bisa membangun kerja sama dengan organisasi perempuan lainnya dan pemerintah,” tutur Anna Rumayomi.

Ketua DPD HWK Provinsi Papua Barat Aneke P.Kawab mengajak, seluruh perempuan yang terhimpun dalam HWK dan juga organisasi wanita lainnya, untuk terus berjuang dan berkarya dalam memperjuangkan hak-hak kaum perempuan di daerah ini.

“Pengurus HWK yang baru saja dilantik segera lakukan konsolidasi guna memperkuat posisi dan struktur organisasi sampai ketingkat kelurahan,” pesan Aneke.

Bupati Manokwari Demas Paulus Mandacan mengatakan, HWK sebagai wadah organisasi kemasyarakatan berwenang dan bertanggung jawab membina dan mengembangkan SDM dan potensi kaum perempuan.

“Melalui program kerja dan kegiatan baik yang bersifat jangka waktu panjang maupun pendek harus bisa mengangkat harkat dan martabat kaum perempuan lebih berkualitas,” kata Demas Mandacan.

Menurut Demas, peningkatan kualitas SDM perempuan mengacu pada tujuan pembangunan nasional, baik jangka panjang maupun jangka menengah. Di mana, keberpihakan kepada perempuan merupakan isu-isu prioritas.

“Potensi perempuan dan partisipasi perempuan juga dibutuhkan dalam pembangunan sehingga tidak boleh diabaikan. Semua pengurus HWK di momentum politik ini harus aktif. Aktif di dalam lingkungan keluarga maupun lingkungan sosial,” ucap Demas mengajak. (MKD)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here