by

SKK Migas-KKKS Pamalu Apresiasi Junalis, Ormas, dan Mahasiswa dalam Penggunaan Teknologi Era 4.0

MANOKWARI, PAPUAKITA.com—Bagian dari kegiatan operasional hulu migas di daerah operasional (Daops) SKK Migas-KKKS Papua dan Maluku (Pamalu), kegiatan komunikasi hulu migas bersama para pemangku kepentingan, secara terus menerus dilakukan dalam beberapa bentuk progam.

Melanjutkan rangkaian kegiatan komunikasi bersama oleh SKK Migas, juga digelar acara Sosialisasi Komunikasi kegiatan hulu migas dan kuliah umum bersama jurnalis, secara daring melalui web seminar piranti zoom Jumat (17/7/2020) lalu.

Printscreen peserta workshop komunikasi hulu migas dan kuliah umum bersama jurnalis – SKK Migas Pamalu. Dok. Humas SKK Migas Pamalu

Kepala Departemen Humas SKK Migas Pamalu Galih Agusetiawan melalui siaran pers, Minggu (19/7/2020)  menyampaikan, “SKK Migas bersama KKKS Pamalu sangat mengapresiasi seluruh sahabat-sahabat jurnalis, organisasi masyarakat dan mahasiswa yang saat ini telah siap menjadi penyuluh perubahan bagi pengembangan industri hulu migas di Timur Indonesia”.

“Tidak cukup saya hanya mengapreasi hal itu, kami juga sangat bangga dengan kecekatan dan kemampuan para sahabat-sahabat kami, terutama terhadap kemampuan pengunaan teknologi era 4.0, itu bagian dari solusi untuk penyampaian komunikasi di tengah adanya pandemi Covid-19 kali ini,” katanya.

SKK Migas bersama kontraktor Bp Indonesia, Inpex Masela Ltd., Petrogas Basin Ltd., Genting Oil Kasuri Ltd. dan Pertamina EP Aset 4 Field Papua, selain menyampaikan informasi hulu migas, dalam rangkaian kegiatannya

Juga mengandeng Lembaga Pers Dr. Soetomo (LPDS) dan organisasi masyarakat untuk berbagi pengalaman dalam pelaksanaan tugas-tugas kejurnalistikan hingga menjadi karya yang sesuai dengan ketentuan dalam kaidah pemberitaan.

Sebanyak 111 peserta tercatat mengikuti sosialisasi virtual hulu migas, yang terdiri dari jurnalis Maluku dan Papua Barat, mahasiswa Universitas Papua serta mahasiwa Bula di Ambon yang tergabung dalam Oil & Gas Club (OGC) di Migas Center yang ada, secara antusias mengikuti dan memberikan pertanyaan yang dibahas langsung oleh narasumber-narasumber, hingga hari menunjukkan pukul 21.00 WIT.

Lihat juga  SMSI: Pemerintah Harus Perhatikan Keberatan Dewan Pers

Tidak hanya melakukan kegiatan secara virtual, dihari yang sama, SKK Migas secara langsung, juga berbagi materi kegiatan komunikasi bersama yang membalut paket Jaring Pengaman Sosial (JPS) kepada tenaga medis, jurnalis, organisasi masyarakat/keagamaan yang ada di Kabupaten Teluk Bintuni.

Tidak ketinggalan mahasiswa asal kabupaten Teluk Bintuni yang tergabung dalam OGC di Migas Center UNIPA, juga mendapatkan paket serupa.

Penyerahan bantuan oleh pelaksana kegiatan,Bpk Lewi (Kanan) kepada perwakilan mahasiswa Oil & Gas CLub, Sdr. Rafik Rawamon (Kiri) di Migas Center Unipa. Foto : Dok. Humas SKK Migas Pamalu

Salah seorang mahasiswa yang merupakan putra daerah asal Kampung Saengga, Distrik Sumuri, kabupaten Teluk Bintuni, Melkhy Simuna ikut berpartisipasi penuh hingga akhir acara.

Dirinya menyampaikan sangat senang bisa mengikuti seluruh kegiatan yang dilakukan, karena baginya hal tersebut bisa menambah wawasan dan pengalaman yang belum tentu didapatkan oleh orang lain.

“Terima kasih SKK Migas telah hadir dan mengajak kami untuk melepaskan diri dari ketertinggalan informasi dan pendidikan yang ada” tutup Melkhy.

Dalam kesempatan yang sama, Galih sangat berterima kasih atas dukungan para pemangku kepentingan yang dapat menerima upaya komunikasi yang dilakukan, agar kegiatan hulu migas bisa terus terlaksana untuk kepentingan pembangunan nasional.

“Terima kasih kepada Bupati Kepulauan Tanimbar dan jajaran Pemda KKT, atas dukungan yang diberikan kepada masyarakat Tanimbar yang berprofesi sebagai jurnalis, dengan menyediakan tempat prasarana kegiatan daring di Saumlaki pada kegiatan tersebut.” ungkap Galih. (*/ARF)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed