Beranda Papua Barat Gubernur Dominggus Mandacan Minta Penambahan Kelas Kuliah Managemen Keuangan Daerah

Gubernur Dominggus Mandacan Minta Penambahan Kelas Kuliah Managemen Keuangan Daerah

562
0
Prodi Managemen Keuangan Daerah
Gubernur Dominggus Mandacan menerima kartu mahasiswa usai mengikuti seleksi mahasiswa pasca-sarja Prodi Managemen Keuangan Daerah kerja sama pemrov dengan Uncen, Jayapura. Foto : MR3

MANOKWARI, PAPUAKITA.COM—Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan meminta, Universitas Cenderawasih (Ucen), Jayapura, Papua agar menambah jumlah kelas kuliah managemen keuangan daerah.

Penambahan jumlah kelas itu diharapkan bisa dipenuhi melalui kerja sama Uncen dan Unipai dengan pemprov Papua Barat, untuk membuka kelas pasca-sarjana program studi keuangan daerah. Kelas kuliah ini awalnya hanya akan diikuti sebanyak 40 orang yang dibagi ke dalam dua kelas belajar.

“Tingginya minat dari staf karena memanfaatkan kesempatan, saya rasa sebuah kesempatan yang baik kalau 40 orang yang direncanakan anggarannya sudah tersedia, kalau bisa ada penambahan maka kami siap anggarkan lagi penambahannya di perubahan nanti,” kata gubernur usai mengikuti test tertulis bersama Ketua PKK Papua Barat, Ny. Yuliana Mandacan.

Kata gubernur, mata kuliah managemen keuangan daerah yang diajarkan pada Prodi, ini sangat penting bagi keberlanjutan provinsi Papua Barat. Bahkan, gubernur siap membagi waktunya untuk konsisten mengikuti kelas perkuliahan yang rencananya digelar di lantai 2 kantor gubernur.

Menurut guberur, selama ini banyak ditemui pejabat yang jarang ikut kelas namun memiliki ijazah, ia tak mau mencontohi hal tersebut.

“menjadi satu tuntutan dijajaran birokrasi untuk melakukan pengelolaan keuangan secara baik dan benar. Sehingga perlu dipersiapkan kader aparatur sipil negera yang diharapkan mampu mengelola keuangan daerah dengan metode terbaru yang telah ditentukan,” tegas Guberur Dominggus Mandacan.

Pengagas program kuliah pasca-sarjana keuangan daerah, Yanti Mandacan, permintaan gubernur terkait penambahan kelas tersebut akan dikonsultasikan dengan ketua program studi managemen keuangan daerah di Jayapura.

“Jika dilihat dari kebutuhan pendidikan keuangan daerah menjadi sangat penting bagi siapa saja yang berhubungan dengan anggaran keuangan daerah,” ujar Yanti.

Yanti menambahkan, semua orang bisa memegang uang namun dalam pengelolaan dan managemen tidak semua bisa. Sehingga kehadiran kelas luar dari Uncen ini dianggap sangat baik untuk dijadikan pembelajaran. (MR3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.