Beranda Papua Barat Rapat Evaluasi Tahun Anggaran 2018 Pemprov Papua Barat Tertutup bagi Media Massa

Rapat Evaluasi Tahun Anggaran 2018 Pemprov Papua Barat Tertutup bagi Media Massa

164
0
Rapat evaluasi
Suasana rapat evaluasi Tahun Anggaran 2018 Provinsi Papua Barat. Rapat berlangsung tertutup dari pantauan media. Dokumentasi ini diambil dari luar ruangan. Foto : RBM/PKT

MANOKWARI, PAPUAKITA.COM – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan memimpin rapat evaluasi pelaksanaan kegiatan Tahun Anggaran 2018, Kamis (10/1/2019).

Rapat yang berlangsung sekira pukul 09.30 WIT di lantai 3 Kantor Gubernur Provinsi Papua Barat turut dihadiri Wakil Gubernur Mohammad Lakotani dan Sekretaris Daerah Nathaniel Mandacan. Para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) nampak memenuhi ruang rapat.

Sayangnya, rapat itu berlangsung secara tertutup. Media massa tak diperkenankan untuk meliput rapat dimaksud. Wartawan hanya memantau pelaksanaan rapat dari luar ruang rapat.

Beberapa wartawan menunggu di dekat ruang rapat evaluasi pelaksanaan tahun anggaran 2018. Foto : RBM/PKT

“Arahan dari dalam rapatnya masih terbatas. Jadi teman-teman (wartawan, red ) tunggu nanti ya,” singkat Kabag Protokoler Biro Humas dan Protokol Setda Papua Barat, Helen Frinda Dewi mengonfirmasi wartawan soal rapat ini tertutup bagi media massa.

Dari agenda rapat ini banyak hal yang bisa diketahui publik soal capaian kinerja tiap OPD, juga termasuk kendala-kendala yang dihadapi selama pelaksanaan tahun anggaran 2018.

Pantauan papuakita.com, beberapa pejabat dari sejumlah OPD tertentu nampak terlambat. Ada yang tiba setelah rapat berlangsung lebih dari 30 menit. Juga ada yang baru datang setelah rapat berlangsung lebih dari satu jam.

Dari sekian pejabat ada yang tetap memaksakan diri masuk ke dalam ruang rapat. Ada juga yang tetap menunggu di luar ruang rapat sambal mencari celah yang pas untuk bisa masuk mengikuti rapat.

Setelah gubernur berbicara kurang lebih selama 1 jam, Wakil Gubernur Mohammad Lakotani diberikan kesempatan berbicara dan menyampaikan arahannya dalam durasi yang hampir sama. Giliran itu juga diberikan ke Sekda Nathaniel Mandacan.

Pemandangan lain dari rapat ini adalah beberapa pejabat nampak keluar dan kembali masuk ke ruang rapat. Mereka ini terlihat mengambil data-data yang ditempatkan di stopmap. Maklum, di rapat ini terlihat OPD-OPD memaparkan pencapaian kinerjanya.

Meski rapat masih berlangsung, tetapi gubernur harus meninggalkan ruang rapat sekira pukul 14.25 WIT. Rapat lanjutan dipimpin oleh wakil gubernur dan didampingi Sekda.

“Nanti dengan pak wakil (gubernur),” singkat gubernur merespon wartawan yang meminta waktu untuk wawancara.

Informasi yang diperoleh, gubernur harus bertolak ke Manokwari Selatan untuk menghadiri natal bersama Pemkab Manokwari Selatan.

Selang beberapa menit setelah gubernur ke luar dari ruang rapat. Wakil Gubernur Mohammad Lakotani didampingi Inspektur, Kepala BPKAD, dan Kepala Dinas PUPR keluar ruang rapat dan menemui sekira 30 an kontraktor asli Papua.

Pertemuan itu berkaitan dengan tuntutan pencairan tagihan proyek yang telah diselesaikan para kontraktor pada tahun anggaran 2018, namun realisasi pembayaran belum juga dilakukan hingga saat ini.

“Sayang sekali rapat evaluasi ini berlangsung tertutup. Akan lebih baik jika terbuka, media bisa mengakses informasinya. Informasi yang dirilis oleh media menjadi lengkap,” ujar salah seorang awak media.

Asisten Bidang Pemerintahan Setda Provinsi Papua, Musa Kamodi juga mengonfirmasi kepergiannya ke Manokwari Selatan, untuk menghadiri acara yang sama. Hingga pukul 16.00 WIT rapat tersebut masih berlangsung. (RBM)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here