Beranda Papua Barat Ini Alasan Pergelaran Millennial Road Safety Festival 2019 di Papua Barat

Ini Alasan Pergelaran Millennial Road Safety Festival 2019 di Papua Barat

155
0
Millennial Road Safety Festiva
Soft launching Millennial Road Safety Festival 2019 oleh Kapolda Papua Barat, Brigjen Pol Drs. Rudolf Alberth Rodja di Mapolda, Rabu (16/1/2019). Foto : RBM/PKT

MANOKWARI, PAPUAKITA.COM – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Papua Barat Brigjen Pol Drs. Rudolf Alberth Rodja mengharapkan, out put dari Millennial Road Safety Festival 2019, dapat meningkatkan kesadaran berlalulintas masyarakat pengguna jalan lebih baik lagi di daerah ini.

Hal itu diutarakan kapolda ketika menggelar soft launching Millennial Road Safety Festival 2019, di Mapolda, Rabu (16/1/2019). Hadiri mendampingi kapolda, Wakapolda Kombes Pol Tatang dan para pejabat utama polda.

“Kita berharap di kabupaten dan kota, para walikota dan bupati pun ikut mendukung kegiatan ini. Karena ini kita juga ikut membantu pemerintah daerah untuk bagaimana anak-anak muda kita jangan menjadi korban sia-sia di jalan raya,” kata kapolda.

Millennial Road Safety Festival
Kapolda Papua Barat, Brigjen Pol Drs. Rudolf Albert Rodja pose bersama Pejabat Utama Polda usai soft launching Millennial Road Safety Festival. Foto : RBM/PKT

Secara serentak Millennial Road Safety Festival akan dilaksanakan pada 2 Februari sampai dengan 31 Maret 2019. Kapolri memerintahkan Polda Papua Barat dan Polda NTT pertama kali untuk melaunching kegiatan tersebut.

“Alasan dilaksanakan festival ini disebabkan dari data perserikatan bangsa-bangsa, kecelakaan lalulintas di dunia itu menempati peringkat ke 5 setelah jantung koroner, selanjutnya TBC, Paru-paru, dan diabetes. Tahun lalu saja di Indonesia itu ada 30 ribu orang yang meninggal di jalan raya,” beber kapolda

Beranjak dari kondisi tersebut, lanjut Kapolda Rudja, kapolri meberikan ide untuk bagaimana kaum muda di Indonesia tidak menjadi korban sia-sia di jalan raya.

Polda Papua Barat mencatat jumlah kecelakaan lalulintas hingga akhir 2018 sebanyak 457 kejadian. Dengan korban meninggal dunia mencapai 123 orang dan kerugian material senilai Rp2.837.550.001.

“Dan 60 persen kecelakaan lalulintas oleh orang-orang muda, mileneal. Dari usia 17-30 tahun. Itulah latar belakang kenapa diadakan kegiatan ini,” ujar kapolda lagi.

Di Polda Papua Barat dan Polres Manokwari, pergelaran Millennial Road Safety Festival di pusatkan di Lapangan Borarsi. “Kita berupaya untuk mengumpulkan 10 ribu orang untuk tingkat polda. Kemudian di polres-polres tiga ribu orang. Jadwal sudah ada,” ungkap Kapolda Rodja.

Banyak kegiatan yang akan dilaksanakan pada festival ini, seperti hiburan, tarian, pasar murah, dan freestyle. Intinya kegiatan yang dilaksanakan identik dengan gaya anak milienal. Dan melalui kesempatan itu, pesan-pesan tentang keselamatan berlalulintas akan disampaikan dengan harapan dapat dengan mudah diterima.

“Hari ini kita laksanakan soft launching. Di mana seluruh jajaran di Polda Papua Barat sudah mulai secara resmi melaksanakan dan menyiapkan perencanaan dengan baik. Sumber daya yang ada semua kita siapkan untuk menyukseskan arahan kapolri ini,” jelas kapolda.

Kapolda menambahkan, telah melaporkan pelaksanaan Millennial Road Safety Festival 2019 kepada Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan. Gubernur pun menyatakan kesediaannya untuk membuka langsung acara dimaksud.

“Kemarin saya dengan Dir Lantas menghadap beliau melaporkan bahwa akan kita lakukan kegiatan ini. Saya berharap anak-anak SMA kelas 2 dan 3, usia yang sudah bisa memiliki SIM bisa hadir, organisasi kemasyarakatan, pramuka dan lainnya bisa hadiri juga. Banyak hadiah yang akan kita berikan,” tutup kapolda. (RBM)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here