oleh

Ini Jadwal Terbaru Penerimaan CPNS Formasi 2019 Papua Barat

MANOKWARI, PAPUAKITA.COM — Pemerintah provinsi Papua Barat segera membuka seleksi penerimaan CPNS formasi tahun 2019. Proses ini terjadwal Maret hingga Juni 2019.

“Jadwal yang kita rencanakan itu bulan Maret. Tadinya pengumuman itu direncanakan di Februari. Jadi di bulan Maret, tanggalnya saya lupa,” kata Nathaniel usai mengikuti apel rutin di lingkup Pemprov Papua Barat, Senin (4/2/2019).

Sebelumnya, Kepala Badan Kepegawaian Provinsi Papua Barat, Yustus Meidodga mengatakan, CPNS 2019 akan dibuka sebanyak 800 formasi. Formasi itu terdiri dari formasi 2014 yang tertahan akibat adanya moratorium (penghentian sementara) penerimaan CPNS dan ditambah formasi 2018 lalu.

Nathaniel Mandacan
Sekretaris Daerah Provinsi Papua Barat Nathaniel Mandacan. Foto : RBM/PKT

kata Nathaniel, seleksi CPNS 2019 Papua Barat ini dijadwalkan berdasarkan hasil pertemuan antara Pemerintah Provinsi Papua dan Pemerintah Provinsi Papua Barat, yang digelar di Jayapura, belum lama ini.

Pertemuan tersebut menelurkan sejumlah kesepakatan bersama. Diantaranya, tanggal pengumuman, pendaftaran, dan pengumuman kelulusan, serta prosentase 80:20. Sehingga tahapan seleksi CPNS 2019 di dua provinsi tersebut dilakukan secara bersamaan.

“Ada keputusan bersama yang nanti dibuat oleh gubernur Papua dan Papua Barat, poin-poinnya itu masih rahasia. Itu (keputusan) nanti yang kita sampaikan ke menteri, ini yang kami maunya seperti ini, A…B…C…D, nanti dipelajari. Yang jelas tidak lari jauh dari aturan,” ujar Nathaniel Mandacan.

Menurut Nathaniel, perubahan jadwal seleksi CPNS formasi 2019, ini semata dilakukan untuk memaksimalkan persiapan pemerintah di kabupaten/kota maupun pemerintah provinsi.

“Tes di Maret, pengumuman di Juni. Nanti ada pelatihan bagi operator dulu untuk mengoperasikan dan meng-input data ke server. Kemarin diminta operator satu orang saja, tetapi kita minta minimal 2 orang karena ini pendaftarnya banyak,” ungkap Nathaniel.

Nathaniel menambahkan, hasil rapat bersama dengan pemprov Papua sudah disiapkan dan tinggal menunggu ditandatangani oleh gubernur. Selain itu, formasi yang didorong adalah kesehatan, pendidikan, dan penyuluh. Meski demikian, lanjutnya, formasi tersebut tergantung yang diusulkan di tiap kabupaten kota.

Lihat juga  MUI Papua Barat Akui Sejumlah Produk dengan Logo Halal Ilegal Masih Beredar

“Kami buat hanya hasil rapat saja terkait penerimaan dengan prosentase 80:20. Prosentase untuk putra daerah 80 persen dan 20 persen untuk non putra daerah, tapi mereka yang lahir disini (Papua Barat). Ini dibuktikan dengan KTP. Prosentase itu ini yang harus diketahui oleh dua kepala daerah,” tutup Nathaniel. (RBM)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed