Beranda Papua Barat Kapolda Tornagogo: Polantas Harus Kreatif dan Inovatif

Kapolda Tornagogo: Polantas Harus Kreatif dan Inovatif

31
0
Kapolda Papua Barat Irjen Pol. Tornagogo Sihombing saat menyerahkan penghargaan kepada salah seorang personel Ditlantas Polda PB yang dinilai berhasil memberikan pelayanan kreatif dan inovatif. Foto : TRI

MANOKWARI, PAPUAKITA.comDirektorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Papua Barat menggelar Rapet Kerja Teknis (Rakernis) Bidang Lalu Lintas Tahun anggaran 2020, Senin (16/11/2020). Selain Personel Ditlantas Polda PB, kegiatan tersebut juga diikuti Kasat Lantas dari Polres jajaran, serta Satker terkait.

Kegiatan rakernis bidang lalu lintas langsung dibuka oleh Kapolda Papua Barat Irjen Pol. Tornagogo Sihombing. Kapolda Tornagogo mengingatkan, jajaran Polantas agar tidak lagi melakukan pencitraan dalam pelayanan.

Rapet Kerja Teknis (Rakernis) Bidang Lalu Lintas Direktorat Lalu lintas Polda PB Tahun anggaran 2020. Foto : TRI

“Lalu lintas saat ini tidak seperti dulu, sekarang dibutuhkan inovasi dan kreasi. Sehingga kasat lantas dan jajarannya sekarang bukan yang bisanya menghukum saja, tapi bagaimana membuat masyarakat sadar bahwa mereka harus selamat di jalan tanpa harus menilang,” ujar Kapolda.

Kapolda Tornagogo mengungkapkan, polisi lalu lintas merupakan garda terdepan dalam pelayanan di bidang lalu lintas. Untuk memberikan edukasi kepada masyarakat agar sadar memakai helm. Tetapi juga sadar menggunakan masker di masa pandemi Covid-19.

“Untuk seluruh kasat lantas, kita tidak lagi bekerja dalam konteks pencitraan, kita sadari betul infrastruktur kita belum memadai. Sudah ada instruksi dari Kapolri untuk tidak menilang masyarakat, kondisi sudah sulit jangan kita menambah sulit masyarakat. Sehingga perlu inovasi dan kreasi dalam memberikan layanan,” lanjut kapolda.

Kapolda juga memberikan apresiasi kepada Ditlantas Polda Papua Barat atas program Road Safety Patnership Action (RSPA) dengan menyelenggarakan berbagai perlombaan. Menurutnya, dengan model seperti itu dapat menumbuhkan kesadaran murni yang tumbuh di masayarakat Papua Barat.

Adapun Dirlantas Polda Papua Barat, Kombes Pol. Raydian Kokrosono mengungkapkan, rakernis lalu lintas tahun 2020 adalah kegiatan rutin. Dilaksanakan untuk melakukan evaluasi kinerja bidang lalu lintas selama tahun 2020, serta menyusun rencana pengamanan pilkada dan operasi lilin yang dilakukan pada Desember mendatang.

Lihat juga  Kapolda Rodja: Saya Berharap Masyarakat Tidak Lagi Konsumsi Minol

Dihadapkan dengan pandemi Covid-19, lapolda telah mengimbau agar jajaran polantas tidak melakukan tindakan lapangan (Tilang), kegiatan bersifat inovatif dan kreatif lebih dikedepankan seperti pelaksanaan RSPA yang akan terus berlanjut.

“Ini merupakan bentuk Inovasi kita untuk masyarakat agar lebih tertib berlalu lintas, karena memang bentuk penindakan lapangan sudah dikurangi,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama dipaparkan juga, secara umum di wilayah Papua Barat jumlah korban kecelakaan lalu lintas (lakalantas) sampai dengan Oktober 2020 yakni, 65 orang meninggal dunia, 106 orang luka berat, 309 orang luka ringan, dan kerugian mencapai 1,6 miliar Rupiah.

“Kita berharap tidak ada peningkatan lagi. Jika dibanding Tahun lalu terjadi penurunan jumlah kasus, meski kualitasnya meningkat. Semoga penurunan ini terjadi karena edukasi yang diberikan oleh jajaran Polantas di seluruh Papua Barat,” ucapnya.

Pelaksanaan rakernis juga diisi dengan pemberian penghargaan terhadap pemenang lomba kegiatan RSPA 2020 kepada sejumlah pemenang, serta penghargaan kepada 3 orang polisi lalu lintas yang dianggap inovasinya berhasil dilaksanakan. (TRI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.