Beranda Papua Barat Koordinasi Terhenti, Jadwal Pengumuman CPNS Masih Belum Pasti

Koordinasi Terhenti, Jadwal Pengumuman CPNS Masih Belum Pasti

58
0
CPNS 2018
Ilustrasi formasi CPNS

MANOKWARI, PAPUAKITA.com—Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan belum berikan kepastian terkait kapan pengumuman hasil tes CPNS formasi 2018 di wilayah Papua Barat. Rapat yang melibatkan seluruh kabupaten kota harus terhenti dan belum memiliki kesimpulan.

Gubernur menggelar rapat virtual dengan bupati dan wali kota di wilayah Papua Barat, Kamis (29/7/2020), harus terhenti ketika gempa bumi 4,6 magnitudo mengguncang Manokwari, sehingga rapat tersebut tidak dilanjutkan.

Gubernur Dominggus Mandacan
Gubernur Dominggus Mandacan. Foto : ARI

Saat ditanya wartawan terkait dengan kepastian jadwal pengumuman, Gubernur Dominggus mandacan, belum bisa memastikan kesiapan daerah untuk pelaksanaan pengumuman.

“Rapat hari ini belum ada kesimpulan, jadi kita lihat saja perkembangannya nanti,” ujar gubernur singkat sembari bergegas meninggalkan tempat rapat yang digelar di salah satu hotel berbintang di daerah ini.

Calo CPNS
Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Diklat Provinsi Papua Barat, Yustus Meidodga. Foto : MR3

Adapun Kepala Badan Kepegawaian Daerah Papua Barat Yustus Meidodga, menyebutkan apa yang telah dijadwalkan akan tetap dilaksanakan. Sehingga kemungkinan besar akan dumumkan pada 30 juli 2020.

“Sesuai dengan apa yang disampaikan (pengumuman) akan tetap jalan, untuk yang sudah siap akan diumumkan. Dengan kondisi tadi memang belum ada kesimpulan. Tetapi ada beberapa daerah yang sudah siap mengumumkan hasilnya,” kata Yustus.

Beberapa daerah yang disebutkan telah siap mengumumkan oleh kepala BKD, yakni Kabupaten Manokwari, Pegunungan arfak dan Manokwari selatan. Terkait dengan mekanisme pengumuman, Yustus menjelaskan, akan dilakukan secara online melalui website resmi Badan Kepegawaian Nasional (BKN).

“Pengumuman akan dilakukan secara online langsung dari website BKN. Pertemuan tadi juga membahas kesiapan deaerah kan terkait dengan gejolak yang kemungkinan terjadi, karena menjadi tanggung jawab mereka,” pungkas Meidodga. (TRI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.