Beranda Papua Barat Milad ke-104, Aisyiyah Papua Barat Anjangsana ke Lapas Manokwari

Milad ke-104, Aisyiyah Papua Barat Anjangsana ke Lapas Manokwari

366
0
Pengurus Aisyiyah Papua Barat beranjangsana ke Lapas Kelas II B Manokwari. Kunjungan ini dalam rangak Milad ke 104. Foto : MKD/PKT

MANOKWARI, Papuakita.com – Pimpinan Wilayah Aisyiyah Papua Barat beranjangsana ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Manokwari, Senin (21/52018).

Kunjungan ini dalam rangka memperingati Milad Aisyiyah ke-104 (27 Rajab 1335 – 27 Rajab 1439 Hijriah).

Ketua Aisyiyah Papua Barat, Suryati Faisal mengatakan, rangkaian kegiatan milad akan dilaksanakan sampai dengan Juni 2018. Diantaranya, kegiatan bakti sosial.

“Kami memberikan 150 paket alat mandi bagi warga binaan. Kunjungan ini juga diisi ceramah Ramadan. Orang sering berasumsi bahwa mereka yang ada di penjara adalah orang tidak baik sehingga sulit untuk diajak melakukan kebaikan. Ceramah ramadan bisa dilakukan dimana saja,” ujarnya.

Adapun tema milad Aisyiyah ke-104 bertemakan “gerakan ekonomi perempuan dakwah aisyiyah untuk menyejahterakan umat”.

Kata Suryati, dalam menyelengarakan kegiatan milad ini, Aisyiyah pusat telah memberikan juklak. Dikatakan, kunjungan ke lapas merupakan dakwah yang bertujuan untuk memberikan dukungan fisik, sosial, dan psikologi bagi perempuan muslim yang ada di lapas Manokwari, serta meningkatkan keimanan dan pengetahuan keagamaan warga binaan.

“Kami ini ibaratnya adalah perempuan-perempuan pemburu surga. Di mana pun kebaikan yang insha Allah mengantarkan kami ke surga maka di situ kami akan hadir, termasuk di lapas ini,” ujarnya.

Kata Suryati, kesan yang didapat dari kunjungan ke lapas sangat berarti. Tidak saja dirasakan oleh para perempuan muslim yang menghuni lapas tetapi dirasakan juga oleh pengurus aisyiyah.

Dikatakan, pembinaan keterampilan bagi warga binaan di lingkungan lapas sangat tepat. Sebab, warga binaan mudah untuk mengikuti pelatihan tersebut dengan baik.

“Justru di lapas pikiran mereka lebih tenang dan mau berusaha. Tidak ada yang dipikirkan selain memperbanyak ibadah dan memperbaiki diri,” ujarnya.

Suryati menambahkan, kegiatan selanjutnya yang akan dilaksanakan oleh pengurus aisyiyah adalah sosialisasi penyakit tuberculosis (TBC), penyuluhan rumah dan lingkungan serta pengajian akbar. (MKD)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here