Beranda Papua Barat Musrenbang RKPD Papua Barat 2020 Sepakati 429 Program Senilai 8,6 Triliun

Musrenbang RKPD Papua Barat 2020 Sepakati 429 Program Senilai 8,6 Triliun

589
0
RKPD Papua Barat
Gubernur Dominggus Mandacan saat menandatangani berita acara kesepakatan Musrenbang RKPD Provinsi Papua Barat Tahun 2020. Foto : MR3

MANOKWARI, PAPUAKITA.COM—Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Papau Barat 2020, menyepakati sebanyak 429 program dan 3.798 kegiatan. Pembiayaan ratusan program ini mencapai nilai Rp8.652,907, 455,555 triliun

Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan menyampaikan, ada empat prioritas pembangunan Papua Barat kepada seluruh peserta musrenbang, yakni peningkatan kesejahteraan dan kualitas SDM, pengembangan ekonomi kerakyatan berbasis SDA yang berkeadilan dan berkelanjutan, pemantapan konektivitas wilayah dan optimalisasi pelaksanaan otsus.

RKPD Papua Barat

Dengan menetapkan prioritas pembangunan, pemerintah juga membuat perkiraan dan target yang realitas dalam RKPD 2020, dengan berpedoman pada RPJMD periode 2017-2022, yaitu meletakkan 11 sasaran makro daerah, untuk capaian kinerja tahun 2020.

Adapun kesebelas kinerja tersebut, antara lain laju pertumbuhan ekonomi 2018 sebesar 6,24 persen. Diharapkan meningkat mencapai 7 persen di tahun 2020, adanya peningkatan ekonomi tanpa migas, mengendalikan laju inflasi sebesar 3,67 persen, meningkatkan IPM menjadi sebesar 64.09, menurunnya rasio gini dari 0,37 di tahun 2017 menjadi 0,36 di 2020.

Selanjutnya, menurunnya presentase kemiskinan, menurunnya tingkat pengangguran, turunnya indeks kesenjangan wilayah, adanya peningkatan perkapita perbulan dari target Rp1.30 juta pada tahun 2019 menjadi Rp1.40 di 2020, menurunkan tingkat presentase pengeluaran konsumsi makanan serta meningkatkan produktivitas total daerah Rp172.5 juta pada 2020 dari target Rp170 juta di 2019.

“Para bupati dan wali kota agar mulai menerapkan sistem perencanaan dan penganggaran berbasis elektronik,” kata gubernur mengimbau.

Penganggaran berbasis elektronik atau yang lebih dikenal dengan E-Planning dan E-Budgeting, ini dimaksudkan agar proses penganggaran pemerintahan provinsi maupun kabupaten dan kota semakin berkualitas, menjadi evektif, efisien, akuntabel dan transparan.

Musrembang dalam rangka perencanaan RKPD Papua Barat 2020, juga dilakukan penandatanganan komitmen bersama bupati dan wali kota se-Provinsi Papua Barat dalam rangka peningkatan kualitas layanan publik. (MR3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.