by

Pansel Resmi Tetapkan 11 Calon Anggota DPR Papua Barat Jalur Otsus Periode 2019-2024

MANOKWARI, PAPUAKITA.com—Panitia Seleksi (Pansel) pengisian calon anggota DPR Papua Barat (DPRPB) melalui mekanisme pengangkatan resmi menetapkan 11 nama calon anggota dewan periode 2019-2024. Penetapan ini dilakukan melalui rapat pleno.

“Penentuan 11 nama calon anggota DPR Papua Barat jalur Otsus terpilih sudah kami lakukan kemarin malam. Kemudian penggantian antara waktu, ada 22 nama tetapi ada yang terkait partai politik, jadi kemungkinan tidak ada. Tetapi didalam perdasus ada 22 nama sisa nanti masuk dalam daftar pergantian antar waktu,” kata Sekretaris Pansel Yusuf Willem Sawaki, Senin (6/7/2020).

Sekretaris Pansel pengisian calon anggota DPRPB melalui mekanisme pengangkatan, Yusuf Willem Sawaki. Foto : ARF

Pengisian keanggotaan DPRPB Melalui Mekanisme Pengangkatan dalam kerangka Otonomi khusus (Otsus) diatur dalam Peraturan Daerah Khusus (Perdasus) Nomor 4 Tahun 2019. Hasil pleno kesebelas nama calon anggota DPRPB ini siap diserahkan kepada Menteri Dalam Negeri melalui Gubernur Papua Barat, untuk selanjutnya proses penetapan SK.

“Sebelas nama yang sudah kita dapat itu akan diserahkan dalam bentuk SK kepada gubernur dan forkopimda, setelah itu teman-teman (wartawan) bisa mempublikasikan dan mengumumkan nama-nama tersebut. Rencana besok baru kita serahkan SK-nya,” ujarnya.

Kesebelas nama calon anggota DPRPB ini, lanjut Yusuf Sawaki, tidak mewakili kabupaten dan kota. Melainkan pemilihan yang dilakukan melalui mekansime pengangkatan ini disesuaikan dengan Dapeng (daerah pemilihan).

“Pansel bekerja di ranah dapeng. Ada tiga dapeng. Dapeng Sorong Raya, Manokwari Raya, dan Kuri Wamesa. Jadi yang dipilih calon dari dapeng, bukan calon kabupaten atau kota. Calon terpilih itu mewakili dapeng,” jelasnya.

“Sesuai dengan perdasus, pansel memilih calon anggota mewakili dapeng. Kalau ada satu kabupaten yang calonnya sampai 2 itu karena memang mereka memiliki nilia tertinggi. Memang ada pertimbanggan suku dan wilayah adat. Tetapi dalam penetapan itu ada syarat umum dan syarat khusus kemudian nilai dan penyebarannya,” sambung Yusuf Sawaki.

Lihat juga  Anggaran Perawatan Kantor Gubernur dan Rumah Dinas Jabatan Rp10,1 Miliar

Adapun Dapeng Manokwari Raya terdiri atas kabupaten Manokwari, Manokwari Selatan, dan Pegunungan Arfak dengan alokasi kursi sebanyak 3. Sedangkan dapeng Kuri Wamesa terdiri atas kabupaten Kaimana, Fakfak, Teluk Bintuni, dan Teluk Wondama dengan alokasi 3 kursi.

Sementara, dapeng Sorong Raya terdiri atas Kota Sorong, kabupaten Sorong, Raja Ampat, Sorong Selatan, Tambrauw, dan Maybrat dengan alokasi 5 kursi.

“Kami yakin pasti ada yang tidak puas dengan hasil kerja pansel. Ada peluang mengajukan gugatan hukum, ini hak masing-masing calon anggota. Kami siap.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Papua Barat Baesara Wael. Foto : ARF

Terpisah, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Baesara Wael membenarkan, bahwa telah ada hasil pleno penetapan 11 nama calon anggota DPRPB melalui mekanisme pengangkatan. Ia mengatakan, hasil keputusan pansel tersebut akan diserahkan ke gubernur pada Selasa besok.

“Pansel telah menyelesaikan tugas beratnya. Dan direncanakan penyerahan hasil kerja pansel ini kepada menteri dalam negeri melalui gubernur dilaksanakan pukul 14.00 WIT besok. Kami sudah lakukan persiapan,” katanya.

Baesara Wael menjelaskan, penetapan SK Mendagri atas 11 calon anggota DPRB akan menjadi urusan Biro Pemerintahan. Juga penetapan pergantian antar waktu menjadi urusan biro pemerintahan.

“Setelah gubernur menerima hasil kerja pansel pak gubernur akan menyerahkan lagi ke biro pemerintahan dan biro hukum untuk proses administrasi. Pansel sudah bekerja sesuai dengan koridor aturan,”pungkasnya. (ARF)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed