Beranda Parlemen Yantje Lossu Pensiun, Jasat Kadarusman: Beliau Sosok Panutan

Yantje Lossu Pensiun, Jasat Kadarusman: Beliau Sosok Panutan

123
0
Acara syukuran dalam rangka purna tugas yang dirangkai dengan perayaan HUT ke-58 Yantje Lossu. Foto : Istimewa

MANOKWARI, PAPUAKITA.comYantje Lossu, S.Sos, M.Si salah seorang ASN di lingkungan Sekretariat DPR Papua Barat (DPRPB) telah memasuki masa pensiun atau purna tugas.

Pelepasan masa pensiun Yance ditandai dengan doa syukuran yang digelar bersama dengan ASN sekretariat dewan (Setwan). Acara ini cukup berkesan, karena bertepatan dengan perayaan HUT ke-58 tahun Yance, Kamis (25/2/2021).

“Saya ucapkan terima kasih atas dedikasi Pak Yantje Lossu, meski mengabdi baru 2 tahun di sekretariat dewan tetapi mampu memberikan kontribusi dalam rangka melaksanakan tugas dan fungsi kesekretariatan dalam rangka memfasilitasi pelaksanaan tugas dan fungsi DPR (Papua Barat),” kata Plt. Sekwan Jasad Kadarusman.

Jasad mengungkapkan, sosok Yantje Lossu luar biasa. Memiliki rasa hormat tinggi terhadap sesama pimpinan, anggota, ASN maupun pegawai honor. Ia mengatakan, dengan kesabaran, ketekunan, dan kearifan serta  kompetensinya benar-benar menjadikan Pak Yantje sebagai sosok panutan.

“Beliau boleh senior dari saya, tetapi sebagai pelaksana tugas yang diberikan tanggung jawab, dalam pelaksanaan tugasnya maupun perintah Pak Yantje selalu melaksanakan dengan tanpa pernah menunda. Selalu siap. Beliau itu sosok panutan, terutama untuk pegawai-pegawai yang masih muda,” tuturnya.

“Beliau punya sedungan pengalaman, pernah menjabat dua kali sebagai kepala OPD di Kabupaten Fakfak. Pengalaman-pengalaman itulah yang ditularkan ke pegawai sekretariat. Beliau juga sosok yang taat beragama, berprinsip selalu takut akan Tuhan. Itu diimplementasikan secara pribadi maupun di kantor,” sambungnya.

Yantje pensiun dengan jabatan terakhir sebagai pelaksana harian (Plh) Kasubag AKD Bagian Persidangan Sekretariat DPR Papua Barat (DPRPB). Pangkat dan golongan masa aktif terakhir adalah IV C Pembina Utama Muda.

“Ketika pensiun nanti dengan pangkat pengabdian menjadi pembina utama madya, IV D. luar biasa, beliau masuk dari golongan II tetapi bisa mencapai golongan IV C di masa aktifnya. Belia itu benar-benar sosok panutan,” pungkas Jasat. (ARF)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.