by

Bappeda Pegaf Timba Ilmu di Sleman

PEGUNUNGAN ARFAK, PAPUAKITA.COM—Guna mendapatkan informasi lebih tentang penerapan Sistem Informasi Kinerja Daerah Terintegrasi dengan mengintegrasikan sistem e-Monev, e-SAKIP, dan e-Planning, serta e-Musrenbang.

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Pegunungan Arfak (Pegaf), melaksanakan studi banding ke Bappeda Sleman, Yogyakarta.

Kepala Bappeda, Jatmiko N. Iryanto ketika dihubungi papuakita.com mengatakan, dipilihnya kabupaten Sleman sebagai tujuan studi banding, karena Bappeda di daerah ini cukup berhasil dalam menerapkan Sistem Informasi Kinerja Daerah Terintegrasi.

“Rombongan Bappeda berjumlah 12 orang. Kami diterima oleh Kepala Bidang Data dan Perencanaan Bappeda Sleman Ibu Nur Fitri,” kata Jatmiko, Kamis (25/7/2019).

Menurut Jatmiko, penerapan sistem yang terintegrasi tersebut selain dapat menjaga konsistensi perencanaan pembangunan juga memudahkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dalam membuat laporan.

“Dengan hanya sekali entri atau memasukkan data, maka laporan dengan berbagai format sebagaimana yang diminta oleh OPD lainnya dapat dipenuhi,” ujarnya.

Jatmiko menambahkan, sistem e-monev yang telah diterapkan oleh pemerintah daerah guna melihat progres capaian kinerja di tiap OPD.

“Apabila hasilnya tidak sesuai target yang akan dicapai, maka akan terpantau dengan keterangan warna yang terdapat dalam sistem e-Monev,” tutupnya. (PKT/01)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *