Beranda Peristiwa Long Boat Tenggelam, Seorang Anggota Polisi Hilang di Perairan Amutu, Teluk Bintuni

Long Boat Tenggelam, Seorang Anggota Polisi Hilang di Perairan Amutu, Teluk Bintuni

279
0
Tim SAR gabungan ketika mencari korban loang boat yang tenggelam dan hilang di perairan Amutu, Kabupaten Teluk Bintuni. Tim memutuskan upaya pencarian akan dilanjutkan pada Selasa besok.

MANOKWARI, papuakita.com – Sebuah perahu motor tempel (loang boat) yang memuat 4 orang penumpang bertolak dari Pelabuhan Delta, Teluk Bintuni menuju Distrik Aranday, dilaporkan mengalami kecelakaan di perairan laut Amutu, Senin (26/11/2018).

Kabid Humas Polda Papua Barat, AKBP Hary Supriono dalam keterangan tertulis mengungkapkan, kecelakaan itu terjadi sekira pukul 09.30 WIT. Dan mengakibatkan salah seorang penumpang, Yakni Aipda Yusak Tamo belum ditemukan hingga kini.

“Pada saat itu kondisi laut bergelombang kemudian  tiba-tiba long boat hendak memutar balik arah ke Bintuni, namun  mesin mati tiba-tiba  sehingga long boat terbalik dan penumpang berusaha untuk menyelamatkan diri dengan menggunakan,” jelas Hary.

Wakapolres Teluk Bintuni, Kompol Jufri Tampubolon ketika membesuk korban loang boat tenggelam yang selamat saat di rawat di RSUD.

Adapun keempat penumpang longboat, AIPTU Sehe Bati, anggota Polres Teluk Bintuni, Aipda Yusak Tamo, anggota polres Teluk Bintuni, Jefri Kamisopa, ANS pada Dinas Kesehatan Kabupaten Teluk Bintuni, dan Ibnu Hajar pekerja swasta.

Menurut Hary, setelah mengalami kecelakaan sekira pukul 13.00 WIT nelayan yang sedang melintas dengan menggunakan long boat melihat para korban langsung  memberikan pertolongan.

“Korban yang selamat, Jefri Kamisopa, Ibnu Hajar, dan Aiptu Sehe Bati. Mereka sudah dievakuasi dan mendapat perawatan medis di RSUD Teluk Bintuni.  Aipda Yusak Tamo, sementara dalam pencarian,” ujar Hary.

Terpisah, Kepala Kantor SAR Kelas B Manokwari, George Leo Mercy Randang mengatakan, informasi kecelakaan laut disampaikan oleh salah seorang warga, bahwa loang boat dengan arah dari Teluk Bintuni menuju Tofoi, Distrik Arandai mengalamai kecelakaan.

“Tiga orang telah di evakuasi ke RSUD Bintuni, 2 orang mengalami luka bakar. Sementara, satu orang yang diduga meninggal dunia masih dalam proses pencarian,” ungkap Mercy.

Personel Tim SAR yang dikerahkan mengevakuasi para korban berjumlah 10 orang terdiri atas tim rescue, personel polairud dan polres. Menurut Mercy, saat kejadian kondisi cuaca di sekitar perairan Amutu hujan ringan dengan ketinggian gelombang 0,25-1 meter. “Pencarian korban hilang akan dilakukan pada beso hari,” kata Mercy. (RBM)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here