Beranda Peristiwa Longboat Berpenumpang 5 Orang Asal Numfor Tiba dengan Selamat di Manokwari

Longboat Berpenumpang 5 Orang Asal Numfor Tiba dengan Selamat di Manokwari

232
0
Perahu Longboat Numfor
Tim rescue Kansar Manokwari ketika bertemu dengan kelima korban selamat perahu longboat asal Numfor, Papua saat berada di Pelabuhan PPI Sanggeng, Manokwari. Foto : Dok. Kansar Manokwari

MANOKWARI, PAPUAKITA.COM—Sebuah perahu longboat berpenumpang 5 orang bertolak dari Pulau Numfor, Papua, Kamis (4/7/2019), yang sempat dikabarnya hanyut di sekitar perairan Manokwari. Akhirnya tiba dengan selamat di pelabuhan pangkalan pendaratan ikan (PPI) Sanggeng, Jumat (5/7/2019) sekira pukul 17.40 WIT.

Kepala Kantor SAR Manokwari, George Leo Mercy Randang menjelaskan, perahu longboat tersebut hanyut dan terombang-ambing karena kehabisan bahan bakar sehingga mengakibatkan mesin motor tempel yang digunakan mati.

“Kelima penumpang masing-masing, Melianus Sorbu, Beni Rayar, Manor Rumadas, Jefri Misido, dan Niko Rumadas. Semua penumpang dalam kondisi selamat. Mereka membawa hasil kebun berupa buah kelapa,” jelas Mercy melalui siaran pers yang diterima Jumat malam.

Menurut Mercy, akibat mati mesin perahu longboat sempat hanyut di perairan Maruni hingga ke perairan Amban pantai. Di perairan Amban, perahu ditemukan oleh nelayan yang melintas, kemudian memberikan 5 liter bensin kepada para korban untuk menghidupkan mesin dan pulang ke Manokwari.

“Kami kembali mendapat info pukul 17.40 WIT dari ibu Dortea bahwa keluarganya telah berhasil kembali dengan selamat dan sementara mengarah ke pelabuhan. Tim yang melakukan pencarian langsung bergerak menuju dermaga Sanggeng dan berhasil bertemu dengan para korban,” sebut Mercy.

“Pengakuan salah seorang korban bahwa awal pencarian tim rescue, mereka sempat hanyut di pinggir perairan Maruni dan melihat dari jauh keberadaan tim sar dan memberi kode. Karena jarak yang jauh mereka tidak berhasil dilihat oleh tim rescue sehingga hanyut hingga ke perairan Amban,” sambungnya.

Perahu longboat Numfor

Mercy menambahkan, informasi awal tentang keadaan yang mengancam keselamatan manusia, ini diterima langsung dari ibu Dortea pada Jumat pagi sekira pukul 09.45 WIT. Setelah menerima informasi, satu tim rescue dikerahkan untuk mencari dan mengevakuasi perahu tersebut dengan menggunakan RIB pada pukul 10.05 WIT.

“Tim sempat melakukan pencarian dengan jarak total 20 mil laut dengan pola pencarian dari belakang pulau Mansinam ke arah Numfor, dan belok ke arah tanjung Oransbari hingga kembali ke arah Manokwari. Pencarian kedua pukul 14.00 WIT dengan arah tanjung Bakaro, Amban hingga ke laut arah Masni dan kembali ke Manokwari,” tutupnya. (RBM)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here