oleh

Empat pesan Salim Asegaf pada rakoor pemenangan pemilu PKS Papua Barat

SORONG, PAPUAKITA.com—Rapat Koordinasi (Rakoor) Pemenangan Pemilu Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Papua Barat (PB) dibuka secara langsung oleh Ketua BP3 DPP PKS yang diwakili oleh Pardan Prasetyo yang berlangsung di salah satu hotel di Kota Sorong, Sabtu (16/10/2021).

Dalam kesempatan itu, Pardan menyampaikan empat pesan Ketua Majelis Syuro (KMS) Salim Assegaf Al Jufri kepada seluruh pengurus PKS Papua Barat. Dikatakan dalam mengawal seluruh program kemenangan 2024 harus memperhatikan empat aspek. Pertama, jangan pernah mencari musuh.

“Jangan cari musuh! PKS ingin kawan sebanyak-banyaknya, baik sikap, statemen dan kebijakan harus mengalir dalam rangka merangkul semua pihak karena kita mau menang,” terang Prasetyo.

Kedua, seluruh pengurus dan anggota PKS harus mencari kawan sebanyakbanyaknya.

“Cari kawan sebanyak-banyaknya. Salah satu rekomendasi dari bedah daerah pemilihan (dapil) adalah mengenali orang-orang yang akan diajak bergabung ke PKS. Menganalisis kecenderungannya, karakternya, dan menawarkan untuk berjuang bersama dengan PKS,” lanjutnya.

Prasetyo juga menegaskan kepada seluruh peserta yang dihadiri oleh seluruh pengurus Dewan Pimpinan Tingkat Wilayah (DPTW), Dewan Pimpinan Tingkat Daerah (DPTD), dan anggota legislatif se Papua Barat.

Ketiga, adalah memberikan kesempatan kepada orang lain untuk memiliki PKS.

“Memberikan kesempatan orang lain memiliki PKS. PKS adalah milik bersama, PKS adalah partai yang membuka diri untuk semua orang. Ini sama dengan salah satu program dalam BP3 yakni Program Kebinekaan. Hal ini berarti PKS menjadikan perbedaan di Indonesia menjadi satu kekuatan besar yang harus di jaga,” ucapnya.

Keempat, Prasetyo menyampaikan bahwa seluruh ketua DPW dan DPD harus memperkuat data base. Perumusan kebijakan dan strategi harus berbasis data base.

“Perkuat data base, strategi yang disusun harus berbasis data base. Ada dua data base: data statis dan data dinamis. Data statis mengacu kepada hasil pemilu 2019, mengacu pada survei-survei yang berkembang baik survei eksternal dan internal. Sedangkan data dinamis adalah data yang dihasilkan ada kerja-kerja kita, silaturahim dengan tokoh-tokoh yang ada, dan semua usaha pengurus untuk mengupayakan proses pemenangan,” terang Prasetyo.

Pelaksanaan rakoor pemenangan pemilu PKS Papua Barat ini, Prasetyo berharap seluruh pengurus memahami rute dan memiliki strategi pemenangan.

“Harapannya, seluruh pengurus tahu rute dan memiliki strategi yang direkomendasikan bersama. Dan tentunya rekomendasi ini akan dijadikan sebagai pegangan di BP3 DPP untuk selanjutnya melakukan monitoring evaluasi,” pungkas Prasetyo. (*/PK-01)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed