Beranda Politik Jimmy Ijie: Pembentukan Tim Percepatan Pemekaran PBD Berpotensi Gagalkan Upaya Pemekaran

Jimmy Ijie: Pembentukan Tim Percepatan Pemekaran PBD Berpotensi Gagalkan Upaya Pemekaran

232
0
Anggota DPR RI Jimmy Ijie. Foto : RBM/PKT

MANOKWARI, Papuakita.com – Anggota DPR RI dapil Papua Barat, Jimmy Demianus Ijie menyatakan, pembentukan tim percepatan pemekaran Provinsi Papua Barat Daya (PBD) justru berpotensi menggagalkan perjuangan menghadirkan calon Daerah Otonom Baru tersebut.

“Justru menurut saya pembentukan tim baru itu justru berpotensi menggagalkan dan menghambat. Karena DPR dan Pemerintah dibingungkan soal siapa sebenarnya yang berkepentingan untuk pemekaran? Kan rakyat. Jadi, rakyat itu harus di depan,” kata Jimmy Ijie kepada papuakita.com.

Menurut politikus PDI Perjuangan ini, pemerintah provinsi semestinya merangkul dan menyatukan dua kelompok yang selama ini getol memperjuangkan pemekeran calon DOB (daerah otonom baru) itu. Dimana, dua tim yang sudah ada itu saling klaim sebagai perintis pemekaran .

Menyatukan kelompok-kelompok pejuang pemekaran dimaksudkan untuk memudahkan proses pembahasan antara DRP dan Pemerintah. Sebab, proses pemekaran akan menjadi panjang dan bisa didrop dari pembahasan ketika adanya perbedaan terkait upaya menghadirkan DOB.

Jimmy menambahkan, pemerintah provinsi semestinya berperan sebagai fasilitator dan bediri di belakang tim pemekaran terutama dalam pembiayaan. Jika itu yang dilakukan maka proses pemekeran ini bisa berjalan dengan mulus.

“Arah perujuangan memekarkan DOB baru itu harus diarahkan ke sana. Jangan karena nafsu kekuasan justru melewati akal sehat kita  yang kemudian membuat sesuatu yang menjadi cemohan atau bahan tertawaan rakyat kita,” ujarnya.

Sebelumnya, Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan mengukuhkan tim percepatan pemekaran calon Provinsi Papua Barat Daya.

Dominggus Mandacan mengklaim tim yang dibentuk itu adalah wujud dari komitmen pemerintah dalam mendukung pemekaran PBD yang menjadi aspirasi masyarakat. (RBM)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here