Beranda Nasional Mardiana Indraswati: Masyarakat Jawa Timur Rindu Program Kerakyatan Pak Harto

Mardiana Indraswati: Masyarakat Jawa Timur Rindu Program Kerakyatan Pak Harto

349
0
Mardiana Indraswati
Caleg DPR RI asal Partai Berkarya, Mardiana Indraswati. Foto: Istimewa

JAKARTA, PAPUAKITA.COM—Mardiana Indraswati, calon legislatif Partai Berkarya daerah pemilihan Jawa Timur VII nomor urut 1, mengatakan masyarakat berharap program-program kerakyatan Pak Harto kembali dimunculkan.

“Saat sosialisasi ke masyarakat Magetan, Ngawi, Pacitan, Ponorogo, Trenggalek, saya merasakan hal itu,” kata perempuan berusia 58 tahun ini saat ditemui di markas partai berkarya di Jalan H. Agus Salim 98, Jakarta, Senin (25/3/2019) 2019.

Sebelum bergabung dengan partai berkarya, Mardiana adalah kader Partai Amanat Nasional (PAN) dan dua periode duduk di Komisi VI DPR RI. Di dua Pemilu sebelumnya, Mardiana mengoleksi 76.618 suara.

“Masyarakat Trenggalek, Magetan, Pacitan, dan Ponorogo, telah mengenal saya,” kata Dosen Universitas Islam Bandung (Unisba) yang aktif membina usaha kecil dan menengah (UKM).

Mardiana punya alasan kuat untuk bergabung dengan Partai Berkarya. Tahun 1997, ia diundang Presiden Soeharto ke Istana Bogor untuk menerima penghargaan sebagai Penggerak UKM Teladan. Menurutnya, Presiden Soeharto sangat peduli terhadap pengembangan UKM dan pertanian.

Kini, lanjutnya, Partai Berkarya menawarkan konsep baru pengembangan UKM. “Ada bukti nyata yang diperlihatkan, yaitu dengan membuka usaha Goro Dayung dan sudah sangat lama sekali saya menginginkan pengembangan usaha seperti ini,” ungkap Mardiana

Mardiana menatakan bahwa nama Goro Dayung terinspirasi dari usaha pemenuhan kebutuhan sembako di rumahnya di JL. Dayung,  Kecamatan Arcamanik, Bandung. Usaha ini dirintis Mardiana sejak tahun 1990-an. Ia berencana mengembangkan Goro Dayung di berbagai daerah termasuk dua di Jawa Timur.

“Usaha retail Goro Dayung ini 75 persen merupakan posko UKM yang di dalamnya menyajikan sembako dengan melibatkan puluhan pemasok di tingkat petani, dan peternak di level ekonomi mikro,” kata Mardiana.

Lihat juga  Titiek Soeharto: Hasrat Masyarakat untuk Perubahan Tidak Bisa Dibendung

Melalui Goro Dayung, Mardiana juga rutin mengikuti pameran ke Eropa. Dia membawa sejumlah pengusaha UKM yang di Dapilnya, tanpa membebani pemerintah daerah.

Salah satunya adalah makanan sehat alami Cincao Hitam Powder yang berasal dari daun cincao atau Janggelan (Messona Palustris). “Saya akan bikin pabrik cincao sama mbak Mamiek dan menciptakan peluang lapangan kerja  di daerah pemilihan saya,” tutup Mardiana. (ADV)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.