Beranda Politik ‘Masuk dari Kamar’, Strategi Rosaline Rumaseuw Memikat Hati Masyarakat Papua Barat

‘Masuk dari Kamar’, Strategi Rosaline Rumaseuw Memikat Hati Masyarakat Papua Barat

120
0
Rosaline Rumaseuw
Caleg DPR RI asal Partai Amanat Nasional Dapil Papua Barat, dr. Rosaline Irene Rumaseuw. Foto : RBM

MANOKWARI, PAPUAKITA.COM – Calon anggota DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Papua Barat asal Partai Amanat Nasional (PAN), Rosaline Irene Rumaseuw punya strategi politik, ‘masuk dari kamar’, untuk memikat hati masyarakat di Papua Barat.

“Pola pendekatakan saya masuk dari kamar dulu. Artinya, memulai dari turunan mama dan papa saya terus berkembang. Saya harus minta permisi dan doa restu baru saya turun ke suku-suku. Saya berterima kasih sudah ada beberapa suku yang sudah berkomitmen untuk saya maju di DPR RI,” kata Rosaline Rumaseuw.

Dengan pola strategi itu—ia yakin bisa mencapai ambisinya meraih meraih suara maksimal pada pemungutan suara pemilihan umum legislatif tanggal 17 April 2019 mendatang.

“Semua kandidat yang maju bullshit (omong kosong,red) kalau bilang hanya ikut ramai termasuk saya. Saya memang fight luar biasa. Di Papua Barat saya sudah datang di 412 titik. Pola pendekatan saya dan tim luar biasa. Ada Tim Nusantara dan Sahabat RR yang berjuang bersama,” ujar dia.

Kata Rosaline Rumaseuw, di kancah politik semua kemampuan dan upaya harus dikerahkan untuk meraih simpati dan kepercayaan masyarakat. Dia tidak heran jika ada selentingan yang kurang sedap atau kesan miring yang dialamatkan ke para caleg—termasuk Rosaline Rumaseuw.

“Sekali lagi ini kancah politik. Siapa cepat dia dapat. Mau main halus atau kasar harus dapat. Jadi saya memang tipu kalau tidak berambisi. Ambisi itu yang saya datang ke Papua Barat,” tutur Rosaline Rumaseuw.

Menurutnya, ambisi harus ada dan dibutuhkan untuk menggapai mimpi. Jargon politik magister kesehatan ini adalah memberdayakan kaum ibu. Kaum ibu—ia nilai kurang mendapat perhatian dari sisi kesehatan.

“Saya punya mimpi buat ibu-ibu Indonesia yang ada di Papua Barat dan khusus ibu-ibu (asli) Papua di daerah ini. Karena keberpihakan terhadap ibu-ibu dari sisi medis tidak ada. Ibu itu adalah tiang negara,” ujar Rosaline Rumaseuw.

Memilih PAN

Sebagai seorang perempuan asli Papua yang berprofesi sebagai dokter dan berkarir di tanah rantau tak menjadikan Rosaline Rumaseuw merasa asing untuk kembali ke Papua Barat.
Rosaline Rumaseuw mempercayai dan memilih bergabung serta berjuang bersama dengan Partai Amanat Nasional (PAN) demi mewujudkan angan-angan politiknya.

“Saya diminta sama ketua umum DPP PA (Zulkifli Hasan) untuk maju DPR RI dapil Papua Barat. Saya bangga, karena dari sekian orang saya dipilih. Tidak sembarang. Itu berarti saya punya sesuatu yang dilirik. Saya tidak persoalkan itu partai apa. Dan perahu ini harus antar seorang Rosaline duduk di Senayan,” ujar Rosaline.

Rasaline Rumaseuw menambahkan, pendiri PAN, Amien Rais dan Ketua Umum DPP, Zulkifli Hasan telah melakukan suatu hal luar biasa dalam kancah politik nasional. Di mana, sepanjang 73 tahun bangsa Indonesia berdiri baru PAN yang membuka diri dan memberikan ruang bagi perempuan (asli) Papua bisa menjabat Wasekjen DPP Partai.

“Saya punya mimpi dan keyakinan bahwa partai matahari ini akan menyala dan bersinar mengantarkan seorang Rosaline Rumaseuw duduk di kursi DPR RI. Motto saya adalah “dari mata air keluarlah air mata”. Mata air yang jernih pasti ada kehidupan,” tutup Rosaline Rumaseuw. (RBM)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here