Beranda Papua Pertamina Aktifkan Pangkalan Tanggap Darurat Minyak Tanah

Pertamina Aktifkan Pangkalan Tanggap Darurat Minyak Tanah

91
0
Pangkalan Minyak tanah
PT Pertamina MOR VIII mengaktifkan pangkalan tanggap darurat minyak tanah bagi korban banjir bandang Sentani. Foto : Dok. PT Pertamina MOR VIII

MANOKWARI, PAPUAKITA.COM—PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region VIII Maluku – Papua kembali menggelar pelayanan pangkalan tanggap darurat minyak tanah sebanyak 2 kiloliter (KL), Jumat (22/3/2019) di BTN Sosial dan BTN Kolam, Sentani.

Pengaktifan ini bertujuan untuk memberikan pelayanan minyak tanah sesuai HET (Harga Eceran Tertinggi) pada wilayah-wilayah sulit dijangkau masyarakat akibat dampak banjir.

“Pascabanjir bandang Sentani hingga Jumat, pertamina telah menyalurkan 5 kiloliter minyak tanah melalui pangkalan tanggap darurat minyak tanah yang tersebar di titik BTN Sosial, BTN Kolam, Yahim, dan Doyo Bambar,” ucap Unit Manager Communication, Relations dan CSR PT Pertamina Brasto Galih Nugroho, melalui siaran pers.

Menurut Brasto, disamping pengaktifan pangkalan tanggap darurat minyak tanah tersebut, penyaluran minyak tanah untuk pangkalan minyak tanah eksisting di medan yang sulit juga dilakukan demi memenuhi kebutuhan masyarakat.

Brasto mencontohkan, penyaluran minyak tanah untuk wilayah Kertosari harus melalui proses khusus (overtapping) dikarenakan jembatan yang rusak. Proses yang dilakukan tersebut adalah memindahkan isi mobil tangki ke mobil tangki lainnya menggunakan selang khusus yang berada di seberang jembatan yang rusak.

Hal ini dilakukan agar jembatan tetap aman untuk dilalui mengingat beban mobil tangki dalam kondisi penuh akan merusak jembatan darurat yang dibuat oleh warga sekitar.

“Penyaluran overtapping harus ditempuh agar pertamina dapat menyalurkan minyak tanah ke wilayah yang sulit untuk ditembus,” ujar Brasto.

Brasto menjelaskan bahwa proses overtapping untuk penyaluran minyak tanah di Kertosari tersebut sudah tidak dilakukan terhitung mulai hari ini. “Hal ini dikarenakan penyaluran minyak tanah ke Kertosari sudah dapat dilakukan dengan cara normal,” tutup Brasto. (*/RBM)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here