Beranda Sosial Ratusan Keluarga Berpenghasilan Tidak Tetap Terima Bantuan Alkes dan Bapok di Manokwar

Ratusan Keluarga Berpenghasilan Tidak Tetap Terima Bantuan Alkes dan Bapok di Manokwar

86
0
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Papua Barat, S. Donny H. Heatubun, menyerahkan bantuan secara simbolis melalui organisasi/lembaga gereja, Legiun Veteran RI, dan panti asuhan untuk dibangikan kepada 800 keluarga berpenghasilan tidak tetap di sejumlah distrik di Kabupaten Manokwari. Foto : Dok. BI Papua Barat

MANOKWARI, PAPUAKITA.com—Dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua Barat kembali berinisiatif menyalurkan paket-paket bantuan berisi alat kesehatan dan bahan pokok.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Papua Barat, S. Donny H. Heatubun, menyerahkan bantuan secara simbolis melalui organisasi/lembaga gereja, Legiun Veteran RI, dan panti asuhan di kantor BI, Jumat (15/5/2020).

Paket bantuan ini akan disalurkan kepada 800 keluarga yang benar-benar membutuhkan dan tersebar di beberapa distrik di Kabupaten Manokwari, yaitu distrik Manokwari Utara, Manokwari Timur, dan Manokwari Barat.

“Pemberian bantuan ini adalah bagian dari program “Dedikasi Untuk Negeri” Bank Indonesia yang merupakan aksi kepedulian sosial kepada masyarakat, khususnya saat ini dalam mendukung Pemerintah mengatasi pandemi Covid-19,” kata Donny Heatubun melalui siaran persnya.

Diharapkan, masyarakat yang berpenghasilan tidak tetap antara lain buruh bagasi, nelayan, dan petani dapat semakin peduli atas pentingnya tata cara pencegahan penyebaran Covid-19 sehingga upaya pemberantasan pandemi COVID-19 dapat dilakukan secara optimal.

“Bank Indonesia mengimbau masyarakat untuk turut berperan aktif mengikuti seruan pemerintah dalam memitigasi penyebaran Covid-19, baik melalui social/physical distancing, bekerja dari rumah (WFH), belajar dari rumah, beribadah di rumah, dan bertransaksi secara non tunai,” sambung Donny Heatubun.

Donny Heatubun menambahkan, BI akan terus berkoordinasi dengan pemerintah dan lembaga terkait lainnya untuk memonitor secara cermat dinamika penyebaran Covid-19 dan dampaknya terhadap perekonomian Indonesia dari waktu ke waktu, agar pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat tetap baik dan berdaya tahan, khususnya provinsi Papua Barat yang aman, sejahtera dan bermartabat. (*/ARF)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.