by

Disperindag Raja Ampat tera ulang UTTP Pasar Mbilim Kayam

WAISAI, PAPUAKITA.com—Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Raja Ampat melakukan kegiatan tera ulang alat ukur takar, timbangan, dan perlengkapannya (UTTP) Pasar Mbilim Kayak, Waisai, Selasa (2/11/2021).

Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda kabupaten Raja Ampat, Noak Komboy mengatakan, tujuan kegiatan pengujian secara berkala ini, guna memastikan alat UTTP berfungsi sesuai takaran dan tepat, serta konsumen (masyarakat) tidak dirugikan.

“Memastikan akurasi setiap alat ukur dan timbang, serta menumbuhkembangkan kesadaran bagi pedagang mengenai pentingnya sikap jujur dan bertanggung jawab dalam berdagang,” ucap Noak.

Kegiatan tera ulang alat UTTP, kata Noak, selain tujuan pelayanan kepada masyarakat juga dapat membantu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) kabupaten Raja Ampat melalui retribusi yang diterima. Sehingga upaya ini akan menunjang pembangunan.

Kepala Seksi Metrologi Legal Disperindag Welmina Bisay menambahkan, tera ulang jaminan pengukuran UTTP berlaku sesuai ketentuan agar tidak merugikan konsumen. Sehingga kegiatan ini dilakukan secara berkala.

“Jaminan pengukurannya terlindungi. Salah satu contohnya kita sebagai konsumen belanja di pasar kalau timbangannya tidak tera pasti volumenya berkurang. Jadi disini pedagang diajarkan untuk jujur dalam berdagang,” ujarnya.

Kegiatan tera ulang alat UTTP di kabupaten Raja Ampat sempat vakum selama 2 tahun, baru dilakukan. Dan rencana kegiatan tera ulang alat UTTP masih lanjut dan diarahkan ke SPBU.

Konsekuensi bagi pedagang yang tidak melakukan tera ulang alat ukur dan diketahui, lanjut Welmina, bisa dikenakan sanksi sesuai ketentuan peraturan yang berlaku. “Sanksinya berupa denda dan timbangannya di musnahkan,” ujar dia.

Dalam pelaksanaan kegiatan tera ulang alat UTTP ini, melibatkan UPT Metrologi Disperindag Kota Sorong. Pemkab Raja Ampat belum memiliki tenaga teknis yang bisa melakukan tera ulang alat ukur.

“Kita masih kerja sama dengan. Hadir membantu kami 2 staf dari Unit Metrologi Legal Dinas Perdagangan kota Sorong,” pungkasnya. (PK-04)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed