by

Pertamina terus perluas jaringan Pertashop hingga pelosok

JAKARTA, PAPUAKITA.com—Pertamina Patra Niaga, Sub Holding Commercial & Trading PT Pertamina (Persero) terus mendorong percepatan program Go Retail sebagai komitmen perusahaan terhadap salah satu inisiatif Environment, Social, and Governance (ESG).

Inisiatif ESG yang dimaksud adalah improve accessibility to energy for the community atau pemerataan akses energi yang mudah hingga pelosok negeri bagi seluruh masyarakat.

Pejabat sementara (Pjs) Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Sub Holding Commercial & Tranding Irto Ginting mengatakan, pemerataan akses ini diwujudkan Pertamina Patra Niaga melalui perluasan jaringan Pertashop memastikan energi berkualitas dan ramah lingkungan dengan harga terjangkau, yakni Pertamax tersedia hingga desa.

“Lewat Pertashop kita wujudkan hal tersebut, Pertamax kini hadir bagi masyarakat sebagai bahan bakar berkualitas dan ramah lingkungan dengan harga yang terjangkau. Harga yang sama dengan SPBU di kota,” ujar Irto.

Amanah UU energi, lanjut Irto, bukan saja menjaga pasokan BBM. Tetapi memberikan askes yang sama untuk seluruh masyarakat Indonesia. Dengan demikian, komunitas terkecil tetap harus mendapatkan akses yang mudah untuk menikmati energi bersih dan berkualitas dengan turut melibatkan masyarakat dalam implementasinya.

Penyaluran Pertamax melalui Pertashop hingga September 2021 telah menjangkau lebih dari 4.400 kecamatan atau sekitar 62% dari total kecamatan di Indonesia dan telah mencapai 197 juta liter. Di periode September lebih dari 8% total penjualan Pertamax nasional juga disumbang dari kehadiran Pertashop sebagai lembaga penyalur resmi produk energi berkualitas.

Dalam mewujudkan akses energi berkualitas dan ramah lingkungan, Pertamina Patra Niaga mengajak dan memberdayakan masyarakat di sekitarnya. Terdapat 3.000 an Pertashop yang sudah beroperasi turut membuka lapangan pekerjaan bagi lebih kurang 6.000 masyarakat di daerah, mendorong produktivitas, dan membangun ekonomi mulai dari desa.

“Pertashop telah membawa akses energi bersih dalam bentuk BBM berkuallitas Pertamax serta mendorong pemberdayaan masyarakat desa. Pertamina Patra Niaga akan terus melanjutkan program ini, sebagai wujud pemerataan energi serta implementasi inisiatif ESG mendorong penggunaan energi bersih yang lebih baik bagi lingkungan,” tutup Irto.

Diketahui, Pertamax merupakan salah satu produk berkualitas Pertamina, dengan Research Octane Number (RON) 92 Pertamax merupakan produk bahan bakar yang tepat bagi mesin kendaraan modern. Dengan Formula Pertatec, Pertamax juga memiliki kemampuan untuk melindungi dan membersihkan mesin dari penumpukan karbon, sehingga pembakaran akan lebih optimal yang berarti pemakaian bahan bakar menjadi lebih irit.

Dengan RON 92 maka Pertamax sudah memenuhi standar bahan bakar ramah lingkungan yang tertuang dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Permen LHK) No. 20 Tahun 2017 tentang Baku Mutu Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor Tipe Baru Kategori M, N, dan O.

Irto menambahkan, sekira 70% polusi udara yang terjadi di daerah perkotaan berasal dari emisi gas buang kendaraan. Inilah yang mendorong Pertamina untuk mengedukasi dan memperkuat akses BBM berkualitas dan ramah lingkungan, bahkan hingga pelosok melalui Pertashop.

“Kini BBM RON 92 dengan kandungan sulfur menuju standar EURO IV telah hadir hingga ke desa dan makin diminati masyarakat, ini wujud komitmen Pertamina dalam mendukung terwujudnya penggunaan energi bersih,” pungkasnya. (*/PK-01)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *