PWI Papua Barat apresiasi pemkab Teluk Bintuni dukung pelaksanaan UKW

MANOKWARI, PAPUAKITA.com—Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Papua Barat memberikan apresiasi tinggi kepada Permintah Kabupaten (Pemkab) Teluk Bintuni.

Apresiasi itu disampaikan langsung Ketua PWI Bustam melalui sambutan tertulis yang disampaikan Sekretarisnya Jems Aisoki, pada acara pembukaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) angkat I PWI kabupaten Teluk Bintuni,  Senin (17/7/2023).

Diketahui, pemda Teluk Bintuni mendukung sepenuhnya pelaksanaan UKW tersebut yang diikuti oleh 10 wartawan untuk kompetensi jenjang Muda dan Madya. Tercatat, UKW ini adalah, UKW ke VIII yang digelar PWI Papua Barat.

“WI Papua Barat memberikan apresiasi kepada Bupati Teluk Bintuni Bapak Petrus Kasihiw yang telah mendukung PWI Teluk Bintuni hingga digelar UKW kepada 10 wartawan di Teluk Bintuni,” kata Jems.

Jems menekankan, PWI Papua Barat terus berkomitmen untuk mendorong semangat bersama untuk melahirkan wartawan yang kompeten. Agar semakin profesional dalam tugas jurnalistik sesuai dengan kode etik dan UU Pers.

“Ketika teman-teman sudah dikatakan kompeten melalui UKW ini, diharapkan tidak berpraktek di luar pers. Kami tidak segan-segan untuk melaporkannya kepada Dewan Pers untuk mencabut kartu kompetensinya,” tegas Jems.

PWI berharap semakin banyak pers di Papua Barat yang berkompeten melalui sertifikasi atau UKW. 

“Kita ingin pers kita sehat, bisa menghasilkan karya-karya pers terbaik dalam mendukung pembangunan daerah dan pelayanan kepada masyarakat di provinsi Papua Barat umumnya dan kabupaten Teluk Bintuni khususnya,” ungkapnya.

Jems juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Teluk Bintuni atas dukungan konkret  berupa hibah bangunan sekretariat PWI Teluk Bintuni.

“Ini sesuatu yang luar biasa dan pertama kalinya di Papua Barat. PWI Papua Barat berikan apresiasi kepada bupati Teluk Bintuni yang telah menghibahkan bangunan kepada PWI Teluk Bintuni,” ucap Jems.

Lihat juga  Kargo pertama train 3 tangguh LNG Teluk Bintuni dikirimkan ke Aceh

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Petrus Kasihiw menyambut kehadiran 3 penguji PWI Pusat dalam kegiatan UKW tersebut.

“Saya mengucapkan selamat datang untuk ketiga para penguji dari PWI Pusat yang telah berkunjung ke kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat,” kata Kasihiw.

Pemerintah kabupaten Teluk Bintuni, sebut Kasihiw, membangun kemitraan dengan semua pihak termasuk dengan pers dalam upaya mewujudkan pembangunan daerah.

“Mungkin di tempat lain saya tidak tahu, kalau di Bintuni saya sering menganggap wartawan itu teman, sebab tanpa wartawan apa yang kita kerja tidak terlalu diketahui oleh publik,” ujarnya.

“Bintuni tidak akan dikenal oleh publik luar tanpa wartawan. Bintuni dengan segala potensi yang dimiliki tanpa wartawan tidak akan dikenal luas di dunia luar,” tambah Kasihiw.

Demikian juga dengan apa yang dikerjakan oleh pimpinan daerah baik Bupati, Wakil Bupati, Ketua DPRD serta pimpinan OPD. Tidak akan diketahui oleh khalayak publik tanpa bantuan wartawan.

“Jadi sudah sepantasnya kita memberikan penghargaan kepada wartawan karena apa yang kita kerja di daerah ini sudah dipublikasikan dan diketahui oleh masyarakat secara luas,” tuturnya.

Kasihiw menegaskan, bahwa dirinya tidak anti terhadap kritik. Sebab anti kritik itu diumpamakan itu seperti orang buta sedang berjalan dalam kegelapan malam. Sudah buta terus melangkah di kegelapan malam.

“Saya harap kritik tapi berimbang biar masyarakat tidak buat asumsi negatif terhadap pemerintah,” sambungnya sembari mengapresiasi PWI Teluk Bintuni yang telah berkontribusi dalam pembangunan daerah.

“Saya salut di Bintuni cukup banyak wartawan yang memberikan kontribusi terhadap pembangunan daerah melalui karya-karya jurnalistik. Teman-teman wartawan di Bintuni cukup memberikan support kepada kami. Mari kita terus bermitra dalam membangun daerah,” ajak Kasihiw.

Lihat juga  Gubernur Dominggus Mandacan dan PWI Papua Barat Tanam Pohon di Pulau Mansinam

Kasihiw berpesan, upaya yang dilakukan oleh PWI Pusat dan PWI Provinsi dapat melahirkan wartawan di daerah lebih profesional, lebih berintegritas, lebih berintelektual dalam mengisi pembangunan daerah melalui karya-karya jurnalistik dapat terjawab.

Lihat juga : Fidelis Wiran kembali nakhodai PWI Teluk Bintuni

“Besar harapan saya dalam UKW yang dilangsungkan selama 2 hari ini (17-18) akan menghasilkan wartawan tingkat muda, madya yang lebih baik dalam menjalankan tugas-tugas jurnalistik ke depan,” pungkasnya. (*/PK-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *