Beranda Teluk Wondama Caleg PSI DPRD Kabupaten Teluk Wondama, Andris Worisio Tulis Surat Terbuka, Hindari...

Caleg PSI DPRD Kabupaten Teluk Wondama, Andris Worisio Tulis Surat Terbuka, Hindari “Lemonisasi”

218
0
Caleg DPRD Teluk Wondama
Caleg DPRD Kabupaten Teluk Wondama Partai Solidaritas Indonesia, Andris Bombing Worisio bersama konstituennya. Foto : Istimewa

MANOKWARI, PAPUAKITA.COM—Jelang pencoblosan suara pemilu serentak 2019 pada 17 April mendatang, para kontestan pemilu terus gencar melakukan konsolidasi dan sosialisasi diri demi meraih simpati publik.

Salah satu cara yang dilakukan oleh caleg DPRD Kabupaten Teluk Wondama asal Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Andris Bombing Worisio, misalnya dengan menulis surat terbuka. Melalui surat tersebut, Andris menyerukan kepada masyarakat kabupaten Teluk Wondama agar menentukan pilihannya secara obejktif.

Berikut surat yang berhasil redaksi kutip :

Kepada YTH.
Bapak, Ibu, Saudara-Saudariku Pemilik Hak Suara
Pada Pemilu 17 April 2019
di-
Distrik Wasior – Teluk Wondama

Izinkan saya memberanikan diri mengirim surat ini untuk Bapak Ibu dan Saudara/i sekalian. Surat ini saya buat sebagai tanda cinta dan harapan besar saya untuk kemajuan negeri ini. Paling tidak kita bisa mendorong proses demokrasi yang berkualitas di atas tanah peradaban ini, dimana masyarakat kita memiliki rujukan standard yang objektif dalam memilih wakil rakyat untuk mengawal dan memperjuangkan kepentingan masyarakat 5 tahun kedepan (2019 – 2024) sehingga kita bisa meninggalkan Politik Transaksional/atau Politik Uang yang sudah membudaya dan berakar di negeri ini.

Pada kesempatan ini izinkan saya untuk mengingatkan kembali Bapak Ibu dan Saudara/i untuk menjauhi politik uang karena tindakan tersebut menciderai demokrasi dan melecehkan harkat dan martabat kita sebagai manusia.

Sebagai anak negeri yang lahir dan besar di negeri ini, saya memiliki kerinduan untuk melihat pesta demokrasi yang berkualitas di atas negeri ini dimana kita masyarakat asli pemilik negeri ini dapat berdaulat atas pilihan politik kita untuk menentukan masa depan negeri ini 5 tahun ke depan. Untuk itu pada kesempatan yang baik ini saya mau mengingatkan Bapak Ibu Saudara/i bahwa pesta demokrasi bukanlah pesta lima tahunan untuk menbagi-bagi uang, barang atau janji-janji atau melakukan “lemonisasi” tapi pesta demokrasi adalah pesta untuk kita menentukan masa depan untuk negeri ini lima tahun ke depan. Bapak Ibu Saudara/i harus menyadari bahwa Bapak Ibu Saudara/i memiliki hak mutlak atas pilihan politik Bapak Ibu Saudara/i sekalian untuk menentukan masa depan negeri ini.

Pada kesempatan yang baik ini, izinkan saya untuk Meminta Dukungan dan Doa dari Bapak Ibu saudara/i sekalian agar idealisme saya untuk memperjuangkan Orang Asli Wondama dapat berdaulat di atas negeri ini bisa tercapai.

Pembangunan sumberdaya manusia dan pemberdayaan ekonomi merupakan kebutuhan yang sangat diperlukan bagi kita pemilik negeri ini, agar kedepan kita dapat berbicara banyak dalam mengisi pembangunan di negeri ini, dimana kita menjadi pelaku dan penentu arah pembangunan untuk negeri ini ke depan. Untuk itu izinkan saya untuk menyampaikan beberapa gagasan politik yang ingin saya perjuangkan untuk kita yang memiliki negeri ini.

Jika Bapak Ibu Saudara/i mau memperjuangkan saya untuk hadir di DPRD Teluk Wondama periode 2019 – 2024 sebagai wakil dari Orang Asli Wondama di negeri ini, maka melalui surat ini saya ingin menegaskan bahwa kepercayaan dan dukungan Bapak Ibu Suadara/i kepada saya tidak akan saya sia-siakan dan mengecewakan Bapak Ibu Saudara/i sekalian. Kepercayaan tersebut akan saya gunakan untuk memperjuangkan dan memastikan adanya Keberpihakan, Pemberdayaan dan Penghormatan bagi Bapak Ibu Saudara/i pemilik negeri ini, dimana kedepan saya akan memperjuangkan:

1. Subsidi di bidang pendidikan berupa pendidikan gratis 12 tahun (SD, SLTP DAN SMA) bagi Orang Asli Wondama.
2. Adanya alokasi dana khusus pendidikan untuk mempersiapkan Putra/i Wondama dari kalangan bawah bisa mengakses sekolah-sekolah kedinasan seperti IPDN, AKMIL & AKPOL.
3. Memperjuangkan adanya Transportasi Massal di Wasior untuk menyediakan jasa transportasi yang murah, aman dan merakyat melalui “Bus Trans Wondama.”
4. Memperjuangkan adanya Internet gratis bagi pelajar dan mahasiswa bagi keperluan pendidikan. Mendorong perluasan akses internet, termasuk menyediakan internet gratis di ruang publik seperti Taman Masasoya Topai dan mendorong setiap kampung akan menjadi kampung digital, dimana warga bisa mengakses internet di kantor kepala kampung.
5. Memperjuangkan peningkatan skil anak muda Wondama dengan memperjuangkan anggaran beasiswa bagi 100 anak muda dalam bidang industri kreatif, agar Wondama punya banyak vidio editor, youtuber dan game developer dan berbagai profesi pendukung ekonomi kreatif lainnya.

Selain itu saya akan memperjuangkan alokasi dana beasiswa seratus kursus industri pariwisata seperti kursus guide/ pemandu wisata, kursus Manajemen Travel Agen, Kursus Chef/Juru Masak, Kursus Barista/Penyeduh Kopi, Kursus Manajemen Pengelolaan Home Stay dan lain-lain dalam mempersiapkan SDM yang terampil untuk mendukung pengembangan industri pariwisata di Teluk Wondama yang mana di tahun-tahun mendatang akan berkembang dan menjadi penghasil Pendapatan Asli Daerah (PAD) utama kita.

6. Mendorong hadirnya Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk mengelola luapan sedimen sungai di beberapa kali/sungai di sepanjang Semenanjung Wandamen agar normalisasi sungai-sungai tersebut tidak terus mengganggu porsi alokasi APBD untuk pelayanan dasar di sektor pendidikan, kesehatan dan ekonomi kerakyatan. Pemda cukup sekali mengalokasikan anggaran untuk pembentukan BUMD dan operasional awal, selanjutnya BUMD bisa membangun kemitraan dengan BUMDES-BUMDES tingkat kampung untuk pengelolaan sedimen sungai agar material sedimen di badan-badan sungai dapat dikelola untuk meminimalisir resiko sebagai upaya mitigasi sekaligus menghasilkan pendapatan bagi kampung dan daerah dan juga membuka ketersedian lapangan pekerjaan bagi masyarakat asli dan pemilik hak ulayat.
7. Memperjuangkan adanya perda-perda afirmatif yang memberikan Proteksi, Penghormatan dan Pemberdayaan Bagi Orang Asli Wondama di sektor Ekonomi, Sosial Budaya dan Lingkungan.
8. Proaktif menjalankan trilogi fungsi DPRD yaitu; Fungsi Legislasi, Fungsi Anggaran dan Fungsi Pengawasan sebagaimana diamanatkan dalam UU. Tidak menciderai kepercayaan publik dengan menambah fungsi sebagai kontraktor dan bargaining dengan eksekutif untuk bagi-bagi kue APBD yang mana nantinya melemahkan kapasitas saya sebagai anggota DPRD untuk memperjuangkan kepentingan rakyat.

Demikian surat ini saya sampaikan kepada Bapak Ibu Saudara/i sekalian, semoga apa yang menjadi kerinduan saya untuk diperjuangkan ini bisa mendapatkan restu dan dukungan dari Bapak Ibu Saudara/i dengan mau datang ke TPS memberikan dukungan kepada saya dengan cara; memilih partai nomor 11 Partai Solidaritas Indonesia pada surat suara warna hijau untuk DRPD Kabupaten dan mencoblos nomor urut 3 Andris Bombing Worisio, ST sebagai wakil bagi Bapak Ibu Saudara/i sekalian di DPRD Teluk Wondama periode 2019-2024 agar dalam 5 tahun kedepan kita bisa bersama-sama mewujudkan perubahan ke arah yang lebih baik untuk negeri kita yang kita cintai ini. Akhir kata saya mengucapkan banyak terima kasih atas dukungan dan Doa untuk perjuangan ini.

TTD
ANDRIS B. WORISIO, ST

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here