Beranda Papua Barat Pelatihan Asesor Kompetensi-Workplace Asesor (WPA) Provinsi Papua Barat Resmi Ditutup

Pelatihan Asesor Kompetensi-Workplace Asesor (WPA) Provinsi Papua Barat Resmi Ditutup

1071
0
WPA Papua Barat
(Kiri-kanan) Yansen Saragih, M. Par,peserta dari UNIPA, DR. Siti Zaenab, Master Asesor, , DR. H. Jumari, Master Asesor, Matias Rumbruren S. S,peserta yang juga Ketua DPD HPI Papua Barat. Foto : Istimewa

MANOKWARI, PAPUAKITA.COM—Pelatihan Asesor Kompetensi yang diselenggarakan oleh Kementrian Pariwisata melalui Asisten Deputi Pengembangan SDM Pariwisata dan Hubungan Antar Lembaga, selama 6 hari (25 – 30 Maret 2019), resmi ditutup.

Kegiatan ini bertujuan untuk mempersiapkan para asesor di bidang pariwisata yang akan menjadi tenaga penguji kompetensi bidang pariwisata di Papua Barat. Sebanyak 20 peserta yang diseleksi dan berasal dari profesional, akademisi, dan praktisi pariwisata dari Manokwari dan Raja Ampat mengikuti kegiatan ini.

Dalam sambutannya pada acara pembukaan, Kepala Dinas Kebudayan dan Pariwisata Provinsi Papua Barat, Yusak Wabiya, mengapresiasi kegiatan yang bertujuan untuk mempersiapkan para asesor yang kelak akan menguji para profesional/tenaga kerja untuk mendapatkan sertifikat kompetensi di bidang masing-masing.

Alfa Ahoren, S. Tr. Par, Sekretaris DPD HPI Papua Barat (paling kiri) dan Marjolein Sengkerij, Owner PT Travel Papua (paling kanan). Foto : Istimewa

Jumari, salah seorang dari Master Asesor Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), menyampaikan pentingnya mengikuti seluruh proses secara bertahap agar dapat menyelesaikan pelatihan dan dapat lolos untuk direkomendasikan menjadi asesor oleh BNSP.

Salah seorang peserta, Yansen Saragih, yang mewakili peserta mengungkapkan bahwa pelatihan asesor kali ini merupakan pelatihan yang penting untuk menjadi tenaga penguji kompetensi di bidang pariwisata.

Oleh sebab itu, Saragih menyampaikan terima kasih kepada kementerian pariwisata yang sudah memberikan kesempatan bagi 20 peserta terseleksi untuk mendapatkan sertifikat pelatihan dan rekomendasi menjadi asesor.

Pelatihan dan ujian kompetensi ditutup secara resmi oleh Budiman Purba  mewakili Asisten Deputi Pengembangan SDM dan Hubungan Antar Lembaga Kementerian Pariwisata—ditandai dengan penyerahan sertifikat pelatihan. “Ke depannya, peserta akan menunggu sertifikat asesor yang akan diterbitkan oleh BNSP,” tutupnya. (*/RBM)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.