Pertamina Patra Niaga melalui AFT Pattimura berkolaborasi dengan PAUD Sadar Lingkungan menggelar kegiatan CSR bertajuk Darling Recycle Creative Day di Dusun Wailawa, Negeri Laha, Kota Ambon
Pertamina Patra Niaga melalui AFT Pattimura berkolaborasi dengan PAUD Sadar Lingkungan menggelar kegiatan CSR bertajuk Darling Recycle Creative Day di Dusun Wailawa, Negeri Laha, Kota Ambon.

Pertamina Patra Niaga dan PAUD Sadar Lingkungan gelar darling recycle creative day

Diposting pada

AMB ON, PAPUAKITA.com—Pertamina Patra Niaga melalui Aviation Fuel Terminal (AFT) Pattimura berkolaborasi dengan PAUD Sadar Lingkungan menggelar kegiatan CSR bertajuk Darling Recycle Creative Day di Dusun Wailawa, Negeri Laha, Kota Ambon. Kegiatan berlangsung pada Jumat 30 Januari 2026.

Program ini menjadi bagian dari komitmen tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) perusahaan dalam menanamkan kesadaran pengelolaan lingkungan sejak usia dini melalui pendekatan edukatif dan kreatif.

Adapun AFT Manager Pattimura, Febri Nur Faizin, menegaskan program ini sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mendukung pendidikan sekaligus keberlanjutan lingkungan.

“Kami berharap kegiatan ini dapat membangun kesadaran lingkungan sejak dini serta mendorong PAUD Sadar Lingkungan menjadi contoh bagi institusi pendidikan lain dalam mengimplementasikan edukasi daur ulang sampah secara kreatif, aplikatif, dan berkelanjutan,” tutup Febri dalam keterangannnya yang dikutip, Ahad 8 Februari 2026.

Kegiatan berlangsung interaktif dan penuh antusiasme, sekaligus menjadi ruang kolaborasi antara dunia pendidikan, orang tua, dan perusahaan dalam menanamkan budaya peduli bumi sejak usia dini.

Salah satu aktivitas utama adalah pembuatan karya seni ecoprint dengan memanfaatkan limbah organik dan anorganik. Anak-anak dikenalkan teknik ecoprint pounding atau teknik pukul, yakni mentransfer pigmen warna alami dari daun dan bunga ke kain perca maupun pakaian bekas menggunakan palu kayu.

Hasil karya kemudian melalui proses penguncian warna menggunakan larutan tawas agar warna lebih tahan lama. Sebanyak 50 murid PAUD Sadar Lingkungan ikut terlibat dalam kegiatan ini. Mereka didampingi para orang tua serta tenaga pendidik yang turut aktif dalam rangkaian aktivitas kreatif tersebut.

Dalam kesempatan yang sama Kepala PAUD Sadar Lingkungan, Santi Sainyakit, menyebut kegiatan ini sebagai bagian dari metode pembelajaran terpadu di sekolah.

Menurutnya, Darling Recycle Creative Day tidak hanya melatih kreativitas anak, tetapi juga mengasah motorik halus serta memperkuat interaksi positif antara anak dan orang tua melalui kegiatan kolaboratif.

Hal senada juga diungkapkan oleh Nilci Angelica salah seorang guru pada PAUD Sadar Lingkungan, ia menambahkan bahwa kurikulum sekolah memang dirancang untuk membentuk karakter peduli lingkungan sejak dini.

Orang tua murid mengapresiasi metode pembelajaran luar ruang yang dinilai lebih efektif bagi anak-anak. Bagi mereka pendekatan belajar langsung seperti ini membuat anak-anak lebih antusias dan mudah memahami pentingnya menjaga lingkungan.