MANOKWARI, PAPUAKITA.com—Sekolah Dasar Islam Tahfidz Quran (SDITQ) Ummul Quro Manokwari diserbu pengunjung Education Fair Manokwari City Mall (MCM).
Partisipasi dalam kegiatan yang berlangsung sejak 21-23 Mei ini, mempromosikan keunggulan kurikulum terintegrasi antara pendidikan umum dan pendidikan agama yang menjadi program unggulan sekolah tersebut.
Kepala SDITQ Ummul Quro Patra Sabang Prakoso, Jumat 22 Mei 2026 mengatakan, hingga hari kedua, booth Ummul Quro mencatat tingkat kunjungan tertinggi berkisa 100 an pengunjung.
“Alhamdulillah, kita pada hari ini persiapannya sangat-sangat matang dan juga sangat antusias. Dari pengajarnya juga alhamdulillah sangat antusias sekali,” ujar Patra usai mendampingi penampilan Story Telling 3 bahasa.
Penampilan story telling melibatkan 3 orang siswi masing-masing, Shamima Vianca Xena, Umni Haniyya Nur Alfanisa, dan Nurin Safana Salsabilla Hafiyya.
Program unggulan
Menurutnya, program uunggulan Ummul Quri meliputi penguatan agama (Tahfidz) dan program bahasa harian melalui strategi “One Day One Vocab”.
Kreativitas pihak sekolah dengan mengimplementasikan jenis-jenis permainan interaktif untuk usia anak-anak dan dewasa adalah magnet yang mampu menarik
Kami menyiapkan kurang lebih 200 hadiah untuk pengunjung. Untuk persiapan dimulai dua pekan sebelum acara setelah menerima informasi dari pihak MCM,” jelasnya.
Ummul Quro memposisikan dirinya sebagai sekolah Islam yang tidak meninggalkan pelajaran umum. Program unggulan yang ditonjolkan adalah penguasaan bahasa asing (Arab dan Inggris)
Patra menekankan, pendidikan agama di Ummul Quro bukan sekadar pelengkap. Metode pendidikan ini mengolaborasikan sepenuhnya ke dalam kemampuan akademik siswa.
“Jika mengolaborasikan pendidikan dengan agama, Insya Allah kita akan lebih siap lagi menjadikan sekolah kita agar bisa menjadikan anak-anak kita menjadi bukan hanya pintar dalam pendidikan tetapi pintar juga dalam agama,” pungkasnya.
