Direktur RSUD Kaimana, dr. Vinsensia Thie
Direktur RSUD Kaimana, dr. Vinsensia Thie.

Penonaktifan tenaga kontrak tak berperngaruh pada pelayanan di RSUD Kaimana

Diposting pada

KAIMANA, PAPUAKITA.com—Penonaktifan tenaga kontrak tak berperngaruh pada pelayanan di RSUD Kaimana. Direktur RSUD Kaimana, dr. Vinsensia Thie mengatakan, penonaktifkan tenaga kontrak tidak berpengaruh terhadap pelayanan kepada masyarakat di RSUD Kaimana.

Bupati Kaimana Hasan Achmad telah mengeluarkan surat edaran tentang penonaktifkan tenaga kontrak di semua OPD di lingkup Pemkab Kaimana. Menurutnya, hingga hari saat ini pelayanan di RSUD masih berjalan normal.

Ditegaskan, RSUD merupakan fasilitas pelayanan kesehatan terakhir di kabupaten Kaimana yang memiliki tanggung jawab untuk menangani pasien rujukan dari puskesmas-puskesmas yang ada di kabupaten Kaimana.

Jika terjadi kekosongan pada tenaga kesehatan, seperti tenaga dokter spesialis, dokter umum dan tenaga pendukung lainnya, maka dikhawatirkan pelayanan kesehatan akan lumpuh dan berdampak pada masyarakat.

“Secara umum, kami tidak bisa membiarkan masyarakat tidak mendapatkan pelayanan. Karena pelayanan dasar di RSUD ini bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Kami di RSUD ini kerja kemanusiaan, dan kami harus melayani masyarakat. Karena setiap menit, setiap detik, ada saja pasien yang membutuhkan pertolongan kami, untuk menyelamatkan nyawa mereka,” jelas  dr. Vinsensia Thie sapaan akrabnya, Kamis (8/4/2025).

Menyoal  kebijakan bupati, melalui surat edaran tentang penonaktifan tenaga kontrak. Ia mengaku, sudah berkomunikasi dengan bupati dan sudah mendapatkan petunjuk langsung.

“Berdasarkan kebijakan lisan yang disampaikan pak bupati kepada kami bahwa, pelayanan kesehatan di RSUD Kaimana tetap berjalan seperti biasa. Karena berkaitan dengan pelayanan dasar masyarakat, dan bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat,” tuturnya.

Atas kebijakan lisan tersebut, tambahnya, pihak RSUD memberanikan diri untuk tetap mememberikan pelayaan sambil menunggu surat resmi.