KAIMANA, PAPUAKITA.com—DPRK Kaimana gelar pertemuan dengan instansi terkait bahas ODGJ. Komisi B DPRK Kaimana, menggelar pertemuan dengan pemerintah daerah dan instansi terkait.
Pertemuan tersebut membahas soas kasus penyerangan terhadap salah seorang warga yang diduga dilakukan oleh Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), Senin (14/4/2025).
Hadir mewakili pemerintah daerah, Asisten I Setda Kaimana Yakob Irre Warere, Polres Kaimana diwakili Wakapolres Kompol. Marasi Kindli Harianja dan anggota Satreskrim
Plt. Kepala Dinas Sosial dan Pengendalian Penduduk Markus Tanggarofa dan staf, serta pejabat yang mewakili Dinas Kesehatan Kabupaten Kaimana.
Pertemuan dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Komisi B, Lucky Ricky Loupati dan dihadiri sejumlah anggotanya.
Lucky Ricky Loupaty saat dikonfirmasi usai pertemuan menjelaskan, pertemuan yang digelar pihaknya bersama pemerintah daerah dan instansi teknis bertujuan untuk mencari solusi penyelesaian terkait kasus kekerasan terhadap warga yang dilakukan ODGJ.
Politisi Hanura ini menegaskan, persoalan ODGJ sesungguhnya sudah menjadi atensi DPRK Kaimana sejak lama, dengan harapan Pemerintah Daerah bisa memberikan perhatian terhadap keberadaan mereka dengan membangun rumah singgah.
“Terkait ODGJ ini sebenarnya sudah lama menjadi perhatian kita. Tapi dengan adanya kejadian kemarin, kami berharap kita semua lebih peduli dengan masalah ODGJ dan keselamatan kita bersama,” ujar Ketua DPC Partai Hanura Kaimana ini.
Dalam pertemuan yang digelar Komisi B bersama pemerintah daerah, pihak kepolisian dan instansi terknis, disepakati bahwa kasus yang melibatkan ODGJ ini akan diselesaikan secara baik.
Adapun oknum ODGJ, untuk sementara waktu diamankan di Polres Kaimana sambil menunggu jadwal keberangkatannya untuk menjalani pengobatan di Rumah Sakit Jiwa Manokwari.
Lucky meminta, pemerintah daerah dan instansi terkait untuk mempersiapkan semuanya dengan baik. Lucky juga berharap agar kasus serupa tidak terulang lagi, serta mengajak masyarakat agar tetap waspada jika bertemu ODGJ. Karena segala kemungkinan bisa terjadi di luar perkiraan.