MANOKWARI, PAPUAKITA.com—Empat (4) pelajar tingkat SMA/SMK memakili Provinsi Papua Barat, untuk bergabung dengan Tim Paduan Suara Lagu Kebangsaan di Istana Negara, Jakarta.
Tim paduan suara tersebut akan tampil pada Upacara Perayaan HUT ke 81 Republik Indonesia, 17 Agustus 2026. Keempat pelajar dilepas oleh Plt. Asisten II Setda Provinsi Papua Barat Abdul Latief Suaeri atas nama pemerintah provinsi. Acara pelepasan dilakukan usai pelaksanaan apel gabungan ASN di Halaman Kantor Gubernur Provinsi Papua Barat, Senin 27 Juli 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Abdul Latief menyampaikan apresiasi atas terpilihnya keempat siswa tersebut yang akan membawa nama baik Papua Barat di tingkat nasional. Ia berharap mereka dapat memberikan penampilan terbaik dan menjadi kebanggaan bagi daerah.
Bertindak sebagai pembina apel, Abdul Latief juga memberikan perhatian serius terhadap kedisiplinan ASN, khususnya masih adanya peserta apel yang datang terlambat. Menurutnya, kedisiplinan merupakan bagian dari implementasi nilai-nilai bela negara yang setiap pekan diikrarkan bersama.
“Setiap hari Senin kita mengucapkan ikrar bela negara. Bela negara itu diawali dengan konsistensi kita untuk hadir dalam setiap apel bersama. Datanglah tepat waktu. Jangan ketika pembina apel sudah berada di podium, masih ada peserta yang baru memasuki barisan. Itu menunjukkan kita belum memaknai ikrar bela negara dengan sungguh-sungguh. Tolong hal ini dihargai,” tegasnya.
Selain menyoroti disiplin kehadiran, Abdul Latief juga meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) yang mendapat giliran menjadi pelaksana apel agar mempersiapkan petugas secara maksimal.
Ia menekankan pentingnya sikap, penampilan, dan kewibawaan petugas apel sebagai cerminan profesionalisme ASN.
“Cara berjalan petugas apel harus berwibawa, suara harus tegas, jangan berbicara dengan nada yang lemah. Seperti komandan apel pagi ini, penampilannya sudah sangat baik. Kita harus bangga dan berwibawa saat mengenakan seragam ASN,” ujarnya.[ars]







