MANOKWARI, PAPUAKITA.com—Wakil Ketua I, Majelis Rakyat Provinsi Papua Barat (MRPB), Melbianus Raimon Mandacan mengusulkan pembentukkan wadah pembinaan untuk anak asli Papua.
Wadah pembinaan dimaksud nantinya bisa memaksimalkan kesiapan anak-anak asli Papua dalam mengikuti seleksi penerimaan anggota TNI dan Polri atau lembaga vertikal lainnya.
“Wadah pembinaan ini bisa menjawab aspirasi masyarakat untuk memastikan kesiapan anak-anak asli Papua yang ingin berkarir di institusi TNI atau Polri atau Lembaga vertikal lainnya,” kata Raimon, Selasa (15/7/2025)
Aspirasi soal wadah pembinaan ini diterima saat Raimon melakasanakan kunjungan kerja di Distrik Manokwari Utara pada pada 10 Juli lalu. Di dalam wadah pembinaan ini, anak-anak asli Papua, kata Raimon, akan digembleng untuk memastikan mental dan fisik yang prima dalam menghadapi seleksi yang diikuti.
“Wadah ini menjadi penting, untuk memenuhi syarat yang pada lembaga-lembaga tersebut. Kita siapkan anak-anak agar bisa bersaing, soal lolos atau tidaknya itu kita kembalikan Nasib masing-masing. Intinya, kita mau berusaha maksimal untuk mencapai tujuan,” tuturnya.
Guna menghadirkan wadah dimaksud, Raimon menegaskan, perlunya kolaborasi dan sinergi. Sebab salah satu aspek penting dalam mewujudkan wadah pembinaan adalah soal pembiyaan.
“Kita bisa berkolaborasi untuk mendorong hadirnya wadah tersebut, bisa pembiayaannya melalui anggaran otsus. Kita minta pihak TNI dan Polri sebagai pelaksananya, pemerintah daerah yang memberikan dukungan anggaran,” ungkapnya.
Pola pembinaan, tambah Raimon, bisa dimulai dari tingkat kampung dan distrik. Ini bisa dilakukan dengan dukungan dana kampung. Sehingga, anak-anak sudah dibekali sebelum penerimaan.
“Jadi pada saat penerimaan, mereka sudah tidak kaget. Anak-anak kita ini sebenarnya mampu dalam mengikuti tahapan seleksi di berbagai lembaga. Kita punya tugas untuk membina mereka sehingga bisa diketahui potensi yang dimiliki,” pungkasnya.