MANOKWARI, PAPUAKITA.com—Wakil Ketua I, Majelis Rakyat Papua Provinsi Papua Barat (MRPB), Melbianus Raimon Mandacan tekankan pentingnya pendidikan bagi generasi Arfak.
“Sebagai generasi Arfak, mari kita lihat pendidikan ini menjadi satu kebutuhan mendasar, menjadi modal dan pegangan. Untuk menatap masa depan yang lebih baik. Anak-anak di Pegaf harus berpendidikan agar bisa meraih masa depan, karena masa depan itu ada di tangan kita sendiri,” ungkap Raimon.
Penekanan Raimon soal pendidikan ini, disampaikan saat melaksanakan kunjungan kerja ke Distrik Catubouw, Kabupaten Pegunungan Arfak. Dalam kesempatan itu, Raimon mengunjungi Kampung Jim dan kampung persiapan Meikeni pada 17 Juli 2025
“Banyak anak Arfak yang sudah sarjana dan berkarir di berbagai profesi. Generasi Arfak terus belajar untuk menggapai cita-cita. Kita harus maju dengan pendidikan yang memadai,” katanya.
Di waktu yang sama, Raimon mengaku, telah menerima aspirasi masyarakat kampung Jim terkait masalah pendidikan. Meski bangunan sekolah telah rampung dan lengkap dengan fasilitasnya akan tetapi muncul masalah baru.
“Di salah satu sekolah dasar di daerah tersebut belum ada guru ASN. Sehingga tidak bisa menandatangani ijazah murid yang sudah tamat. Hanya guru honor saja, jadi masyarakat minta MRPB bantu suarakan masalah ini ke pemerintah daerah,” ujarnya.
Kegiatan belajar dan mengajar di sekolah berjalan, menurut Raimon, hanya terkendala masalah administrasi yang berkaitan dengan legitimasi pada ijazah.
Raimon menambahkan, aspirasi masyarakat jgua mendapat respon bagi dari bupati Pegunungan Arfak. Hal itu, terbukti saat kunjungan kerja ke kabupaten Pegunungan Arfak dan bertemu dengan Dinas Pendidikan setempat pada 13 Agustus lalu.
“Kami bersyukur, saat kembali ke Pegunungan Arfak, aspirasi masyarakat ini mendapat respon baik dari bupati. Kami juga sudah bertemu OPD terkait. Dan penjelasan yang disampaikan bahwa tenaga pendidik yang bertugas di sekolah tersebut telah disiapkan,” tutup Raimon.