Bupati kegiatan PUSPAGA, Bupati Kaimana: Pemenuhan hak anak harus dimulai dari keluarga

KAIMANA, PAPUAKITA.com—Bupati Kaimana Hasan Achmad menegaskan jika pemenuhan dan perlindungan hak anak harus dimulai dari lingkungan keluarga.

Hal itu disampaikan Bupati saat sambutan pembukaan acara Advokasi dan Sosialisasi Peningkatan Kualitas Keluarga (PUSPAGA) dalam Mewujudkan Pemenuhan Hak Anak di Aula SMA Negeri 1 Kaimana, Jumat 11 September 2026.

Dalam sambutannya, Bupati mengatakan keluarga merupakan lingkungan pertama dan utama bagi tumbuh kembang anak. Dari keluarga, juga anak mendapatkan kasih sayang, pendidikan, perlindungan, keteladanan, serta pemenuhan kebutuhan dasar.

“Pencegahan harus dimulai dari keluarga. Orang tua harus menjadi pelindung pertama bagi anak,” ujar Bupati Hasan Achmad.

Peningkatan kualitas keluarga bukan hanya menjadi tanggung jawab orang tua, tetapi membutuhkan keterlibatan pemerintah, masyarakat, dunia pendidikan, tokoh agama, dunia usaha dan seluruh pemangku kepentingan.

Bupati menyebut masih terdapat sejumlah tantangan dalam pemenuhan hak anak, di antaranya pola pengasuhan yang kurang tepat, kekerasan terhadap anak, perkawinan anak, anak putus sekolah, serta persoalan kesehatan dan pendidikan.

Karena itu, keberadaan Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) dinilai penting untuk membantu keluarga mendapatkan informasi, edukasi, konsultasi dan pendampingan dalam menghadapi berbagai persoalan keluarga dan pengasuhan anak.

Bupati juga mengapresiasi Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kabupaten Kaimana beserta seluruh pihak yang telah melakukan pendataan anak putus sekolah usia 8 hingga 13 tahun di Kelurahan Krooy dan Kelurahan Kaimana.

Ia berharap kegiatan tersebut tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi dapat menghasilkan pemahaman dan komitmen yang diterapkan dalam kehidupan keluarga dan masyarakat.

“Saya mengajak seluruh peserta menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing. Pengetahuan yang diperoleh melalui kegiatan ini hendaknya diteruskan kepada keluarga dan masyarakat,” katanya.

Bupati menegaskan Pemerintah Kabupaten Kaimana akan terus mendorong kebijakan dan program yang mendukung pembangunan keluarga serta perlindungan perempuan dan anak.

Bupati mengajak seluruh pihak bersama-sama membangun keluarga Kaimana yang harmonis, tangguh, sehat, mandiri dan ramah anak.

“Dari keluarga yang berkualitas akan lahir anak-anak yang sehat, cerdas, berkarakter dan mampu menjadi generasi penerus pembangunan Kabupaten Kaimana,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *