Personel Polda Papua Barat yang tergabung dalam Operasi Pekat Mansinam I kembali mengamankan dan menertibkan aksi premanisme di Perempatan Lampu Merah Sanggeng (2)
Personel Polda Papua Barat yang tergabung dalam Operasi Pekat Mansinam I kembali mengamankan dan menertibkan aksi premanisme di Perempatan Lampu Merah Sanggeng. Foto : Dok. Bid. Humas Polda Papua Barat

Polda Papua Barat amankan aksi premanisme di perempatan lampu merah Sanggeng

Diposting pada

MANOKWARI, PAPUAKITA.com—Personel Polda Papua Barat yang tergabung dalam Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Mansinam I, kembali melaksanakan penertiban terhadap aksi premanisme di Perempatan lampu merah, JL. Yos Sudarso, Kelurahan Sanggeng pada Rabu  25 Februari 2026.

Dalam kegiatan tersebut personel mengamankan puluhan warga yang melakukan aksi bakar ban di ruas jalan raya, sehingga menyebabkan kemacetan arus lalulintas dan menimbulkan keresahan warga.

Personel Polda Papua Barat yang tergabung dalam Operasi Pekat Mansinam I kembali mengamankan dan menertibkan aksi premanisme di Perempatan Lampu Merah Sanggeng

Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo menyampaikan, bahwa operasi ini sebagai bagian dari upaya cipta kondisi guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif.

Personel Polda Papua Barat juga melakukan pemeriksaan identitas serta memberikan pembinaan kepada para pelaku. Beberapa warga di antaranya langsung diamankan ke Mapolda Papua Barat untuk dilakukan pendataan dan proses lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.

Benny menegaskan, Operasi Pekat Mansinam I, akan terus digelar secara intensif di sejumlah titik rawan, termasuk pusat keramaian, pasar, terminal, dan perempatan jalan yang berpotensi menjadi lokasi praktik premanisme menjelang hari raya Idul Fitri 1447 Hijriah mendatang.

“Kami tidak akan memberikan ruang bagi segala bentuk penyakit masyarakat, termasuk aksi premanisme yang meresahkan warga. Operasi ini bertujuan menciptakan rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat,” tegasnya.

Benny mengimbau, masyarakat agar tidak takut melaporkan apabila menemukan atau menjadi korban aksi premanisme maupun pungutan liar.

“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kamtibmas. Segera laporkan kepada pihak kepolisian apabila melihat adanya tindakan yang mengganggu ketertiban umum,” tambahnya.

Dengan dilaksanakannya Operasi Pekat Mansinam I ini, diharapkan situasi keamanan di wilayah Papua Barat tetap aman, tertib, dan kondusif, khususnya menjelang berbagai agenda kegiatan masyarakat dalam waktu dekat.